Tutup
NewsRegulasi

Bangun Jembatan Puduang, Nagari Koto Rantang Anggarkan 217 Juta

811
×

Bangun Jembatan Puduang, Nagari Koto Rantang Anggarkan 217 Juta

Sebarkan artikel ini

Agam – Pemerintahan Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam menganggarkan Rp 217 juta guna membangun Jembatan Puduang yang ada pada Jorong Sitingkai.

Camat Palupuah Hasrizal menyebutkan, anggaran itu bersumber dari dana desa tahun 2020.

Pengerjaannya pun sudah dimulai pada 10 Mei 2020, dimana dilakukan secara swakelola dengan durasi pengerjaan selama 90 hari kerja.

“Jembatan Puduang yang dibangun dengan panjang 17 meter dan lebar 1,5 meter ini, untuk penghubung jalan usaha tani yang sudah dibangun sebelumnya,” kata Hasrizal.

Menurut Hasrizal, apabila jembatan ini telah selesai dikerjakan, maka masyarakat akan mudah mengangkut hasil pertaniannya.

Sebab, katanya, sebelum ini hanya memanfaatkan titian kayu untuk akses masyarakat ke areal pertaniannya.

Bahkan katanya, jalan dan jembatan salah satu faktor yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk itu, seiring dengan telah dibangunnya jalan usaha tani beberapa tahun lalu, juga disusul dengan pembangunan jembatan.

“Lahan pertanian masyarakat di areal itu cukup luas lebih kurang 30 hektar,” sebut Hasrizal.

Dengan luasnya areal pertanian masyarakat, maka fasilitas yang akan menunjang usaha pertaniannya juga harus memadai.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…