News

BPTU-HPT Padang Mengatas Pacu Produktivitas Sapi Lokal Sumatera Barat

63
×

BPTU-HPT Padang Mengatas Pacu Produktivitas Sapi Lokal Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini
kembangkan-sapi-lokal-sumatera-barat,-bptu-hpt-padang-mengatas-jalin-kerjasama-dengan-berbagai-pihak
Kembangkan Sapi Lokal Sumatera Barat, BPTU-HPT Padang Mengatas Jalin Kerjasama dengan Berbagai Pihak

Limapuluh Kota – BPTU-HPT Padang Mengatas memperkuat jaringan kerja sama lintas sektor guna mendongkrak produktivitas serta populasi sapi lokal di Sumatera Barat.

Upaya ini difokuskan sebagai langkah konkret untuk menjaga kelestarian plasma nutfah sekaligus mengatrol daya saing ternak nasional di bawah arahan Kementerian Pertanian.

Kepala BPTU-HPT Padang Mengatas, Farouk Mochtar, menilai Sapi Pesisir memiliki keunggulan kompetitif berupa ketahanan di iklim tropis serta efisiensi pakan yang mumpuni.

Penerapan teknologi peternakan terkini dan sistem pembibitan terukur menjadi kunci utama guna menggali potensi genetik ternak tersebut lebih maksimal.

“Potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui program pembibitan yang terarah, penerapan teknologi peternakan, serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan,” kata Farouk pada Minggu (19/07/2026).

Ekosistem peternakan yang lebih tangguh kini tengah dibangun dengan merangkul pemerintah daerah, akademisi, peneliti, pengusaha, hingga para peternak lokal.

Ruang lingkup kolaborasi ini mencakup konservasi, peningkatan kualitas genetik, riset pakan, serta peningkatan kapasitas SDM di tingkat lapangan.

Balai tersebut turut mempermudah akses peternak dalam mendapatkan bibit unggul dengan mengoptimalkan berbagai teknologi reproduksi modern.

Farouk meyakini bahwa langkah sinergis ini mampu meningkatkan jumlah populasi sapi tanpa menghilangkan karakteristik genetik asli yang menjadi keunggulan daerah.

Kemitraan ini juga diproyeksikan sebagai wadah berbagi inovasi dan pengalaman lintas instansi demi mendorong kesejahteraan peternak secara berkelanjutan.

Pihak balai menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan berbagai elemen untuk membangun sektor peternakan yang lebih mandiri.

“Dengan dukungan seluruh pihak, sapi lokal diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan peternak,” ungkapnya.