Tutup
News

Gibran Gerak Cepat, Tangani Korban Agam, Pulihkan Daerah

296
×

Gibran Gerak Cepat, Tangani Korban Agam, Pulihkan Daerah

Sebarkan artikel ini
wapres-gibran-tinjau-korban-bencana-di-agam:-pastikan-bantuan-dan-pemulihan-dipercepat
Wapres Gibran Tinjau Korban Bencana di Agam: Pastikan Bantuan dan Pemulihan Dipercepat

Agam – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung lokasi bencana di Kayu Pasak, Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025). Pemerintah pusat memastikan percepatan penyaluran bantuan dan pemulihan wilayah terdampak.

Fokus utama saat ini adalah perbaikan akses komunikasi dan jalan. Hal ini krusial agar bantuan dapat didistribusikan dengan lancar.

Pemerintah juga akan memprioritaskan perbaikan fasilitas kesehatan, sekolah, jembatan, dan jalan.

“Saya menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh korban.Bapak Ibu tidak sendiri, warga Sumatera tidak sendiri,” ujar Gibran saat meninjau lokasi.

“Kami diperintah Bapak Presiden untuk mempercepat proses pemulihan. Distribusi bantuan lewat darat, udara, dan laut akan terus digenjot,” tegasnya.

Gibran memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan di pengungsian. Ia meminta kepala daerah, BNPB, TNI, dan Polri memastikan tenda pengungsian layak, makanan tersedia tiga kali sehari, air bersih tercukupi, serta perhatian khusus diberikan kepada lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

“Hari ini kami mengunjungi tiga provinsi untuk mempercepat pemulihan. Semua akan kami laporkan ke Bapak Presiden,” imbuh Gibran.

Gubernur Sumatera Barat,Mahyeldi Ansharullah,menyebut Agam sebagai daerah dengan korban terbanyak dan kerusakan terluas,terutama pada lahan pertanian dan permukiman.

Pemerintah pusat berjanji membangun kembali infrastruktur yang rusak dan memberikan bantuan untuk perbaikan rumah warga.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah makanan, pakaian, dan air bersih. suplai air bersih terus diupayakan dengan bantuan BUMN dan BUMD.Akses komunikasi mulai terbantu dengan layanan Starlink.”Berdasarkan catatan kita, hingga saat ini masih ada sekitar seratusan korban yang belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan,” ungkap Mahyeldi.

Bupati Agam, Benni Warlis, melaporkan 169 korban telah ditemukan, sementara 84 lainnya masih dinyatakan hilang. Lebih dari 15.000 warga mengungsi dan sekitar 20.000 lainnya terisolasi akibat akses jalan yang terputus.

Distribusi bantuan dilakukan melalui jalur darat dan udara, termasuk ke wilayah yang hanya bisa diakses kendaraan roda dua. Kerusakan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sawah juga dilaporkan.

“Untuk penanganan itu, kami masih membutuhkan tambahan alat berat,” kata Benni.

Benni mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk BNPB, TNI, Polri, Pemerintah Provinsi, serta kabupaten/kota lain di Sumbar, dan bantuan dari provinsi tetangga seperti Riau dan Sumatera Selatan.

“Agam tidak akan mampu menangani ini sendirian. Dengan kehadiran Pak Wapres, kami optimis kondisi akan pulih kembali. Mudah-mudahan tangisan masyarakat hari ini bisa berubah menjadi senyuman,” pungkasnya.