GoJek Gandeng BPJS, Fasilitasi Jaminan Sosial Driver

  • Whatsapp
Kombes Pol Singgamata - Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat (ketiga dari kiri) mendampingi Malikulkusno Utomo - SVP Public Policy and Government Relations GO-JEK (paling kanan) dan Hadi Purnomo - Asisten Deputi Direktur Bidang Perluasan dan Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan (kedua dari kanan) ketika secara simbolis menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga mitra pengemudi GO-JEK.
Kombes Pol Singgamata - Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat (ketiga dari kiri) mendampingi Malikulkusno Utomo - SVP Public Policy and Government Relations GO-JEK (paling kanan) dan Hadi Purnomo - Asisten Deputi Direktur Bidang Perluasan dan Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan (kedua dari kanan) ketika secara simbolis menyerahkan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada tiga mitra pengemudi GO-JEK.

GO-JEK menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menyediakan kemudahan akses terhadap layanan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan pada sektor Bukan Penerima Upah (BPU) bagi para mitra driver.

Melalui program tersebut, mitra driver GO-JEK semakin mudah untuk mendaftar dan membayar iuran jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

Bacaan Lainnya

Mitra driver yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar secara online melalui website khusus yang dikembangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan GO-JEK, sehingga pendaftaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun mereka mau.

Setelah sukses mendaftar, para mitra driver dapat menerima manfaat jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) hanya dengan Rp 16.800 per bulan. Iuran ini akan dibayarkan melalui pendebitan saldo deposit.

“Kolaborasi kami dengan BPJS Ketenagakerjaan yang telah berlangsung sejak November 2017 ini merupakan bentuk komitmen GO-JEK dalam meningkatkan perlindungan kerja untuk para mitra driver kami, serta dalam mempermudah akses layanan jasa keuangan kepada mitra GO-JEK. Maka, kami memberikan kemudahan untuk para mitra untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan pada sektor BPU,” kata Senior Vice President Public Policy and Government Relations GO-JEK Malikulkusno Utomo.

Malikulkusno yakin bahwa melalui kemudahan akses yang diberikan ini maka akan semakin banyak mitra yang tertarik untuk mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan.

“Program ini bisa dinikmati oleh mitra driver GO-JEK di 50 kota tempat GO-JEK beroperasi. Kami harap hal ini dapat semakin memudahkan akses para mitra driver terhadap manfaat jaminan sosial,” ujar Malikulkusno.

Setelah sebelumnya telah dilakukan di Jakarta dan Manado, kini GO-JEK dan BPJS Ketenagakerjaan hadir di Padang untuk mensosialisasikan kemudahan akses terhadap layanan BPJS Ketenagakerjaan serta manfaatnya kepada para mitra driver di Kota Padang.

Asisten Deputi Direktur Bidang Perluasan dan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Hadi Purnomo mengatakan bahwa saat ini tingkat kesadaran para pekerja sektor informal untuk melindungi diri mereka dari kecelakaan kerja masih rendah.

Padahal, terdapat ribuan pengemudi transportasi online yang sangat rentan terhadap kecelakaan saat menjalankan pekerjaannya. BPJS Ketenagakerjaan Padang pun terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran ini.

“Kolaborasi dengan GO-JEK ini diharapkan dapat membantu BPJS Ketenagakerjaan dalam mensosialisasikan manfaat layanan jaminan sosial yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Hadi.

Jaminan sosial yang disediakan oleh BPJS Ketenagakerjaan dapat mensejahterakan tidak hanya mitra driver tetapi juga keluarganya.

Apabila mitra driver tidak dilindungi oleh jaminan sosial, maka dapat dapat mengakibatkan hilangnya pendapatan bagi keluarga.

Namun, dengan menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, semua kerugian tersebut akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Program manfaat ini dirancang khusus untuk memberikan perlindungan jaminan sosial atas risiko kecelakaan kerja dan kematian dengan iuran yang terjangkau. Dengan demikian, diharapkan hal ini dapat menarik semakin banyak pengemudi transportasi online terutama mitra GO-JEK untuk bergabung dengan layanan BPJS Ketenagakerjaan,” ungkap Hadi.

Leave your vote

Pos terkait