Tutup
Regulasi

IHSG Reli: Intip Saham Net Buy Asing Terbesar Hari Ini

299
×

IHSG Reli: Intip Saham Net Buy Asing Terbesar Hari Ini

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rekor tertinggi baru pada penutupan perdagangan hari Selasa (6/1/2026), melanjutkan tren positif untuk hari keempat di bulan Januari.

Menurut data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG melonjak 0,84% atau bertambah 74,41 poin, mencapai level 8.933,60.

Kinerja positif ini didukung oleh mayoritas sektor, dengan 10 indeks sektoral mencatatkan penguatan dan hanya satu yang mengalami penurunan.

Sektor barang baku menjadi kontributor utama dengan kenaikan 3,35%, diikuti oleh sektor perindustrian (2,14%), energi (1,62%), teknologi (1,57%), serta properti dan real estate (1,34%).

Sektor infrastruktur juga mengalami penguatan sebesar 0,86%, diikuti oleh barang konsumer primer (0,73%), keuangan (0,66%), barang konsumer non primer (0,22%), dan kesehatan (0,17%). Sektor transportasi menjadi satu-satunya yang terkoreksi, dengan penurunan sebesar 0,89%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 67,58 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 33,90 triliun. Terdapat 428 saham yang menguat, 256 saham yang melemah, dan 127 saham yang stagnan.

Investor asing terus menunjukkan minat beli bersih (net buy) sebesar Rp 201,16 miliar di seluruh pasar.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai net buy terbesar oleh investor asing pada hari Selasa:

1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 614,24 miliar
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 247,86 miliar
3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 195,79 miliar
4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 168,44 miliar
5. PT Timah Tbk (TINS) Rp 165,0 miliar
6. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 149,73 miliar
7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 123,2 miliar
8. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 52,87 miliar
9. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 41,8 miliar
10. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 35,46 miliar

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Grup Bakrie kembali bermanuver di pasar modal dengan menggelar aksi korporasi. Berbagai langkah ditempuh, salah satunya Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue. Dalam catatan Kontan, setidaknya ada tiga emiten Grup Bakrie yang akan melakukan rights issue. Yakni, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) yang berencana menerbitkan 86,70 miliar saham dengan potensi dilusi 33,33%. Meski…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Sejumlah emiten akan mendapatkan dampak langsung pasca Bursa Efek Indonesia (BEI) mengubah kriteria evaluasi indeks-indeks utama, yaitu LQ45, IDX30, dan IDX80. Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia Harry Su menilai, perubahan kriteria tersebut bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan representasi pasar yang lebih sehat. Dengan kriteria baru yang lebih ketat, saham-saham seperti PT Surya Citra Media Tbk…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) telah menetapkan pembagian total dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 52,1 triliun atau Rp 346 per lembar saham. Pembagian nilai dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan awal bulan ini. Adapun total nilai dividen tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 137 per saham atau Rp 20,6 triliun yang telah dibayarkan pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 17,76 poin atau 0,24% ke 7.541,61 pada akhir perdagangan Rabu (22/4/2026). Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan pelemahan IHSG sebelumnya disertai SumbarSumbarbisnis.com sell asing Rp 1,04 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, BBCA, BRPT, dan TLKM. Untuk perdagangan Kamis (23/4), Fanny memproyeksikan IHSG berpeluang menguat…