Tutup
EkonomiPerbankanPolitik

Indonesia Swasembada Pangan, Prabowo Apresiasi Petani Pacu Produksi

138
×

Indonesia Swasembada Pangan, Prabowo Apresiasi Petani Pacu Produksi

Sebarkan artikel ini
indonesia-resmi-swasembada-pangan,-prabowo-terima-kasih-ke-petani
Indonesia Resmi Swasembada Pangan, Prabowo Terima Kasih ke Petani

Karawang – Kabar gembira datang dari Presiden Prabowo Subianto. Indonesia diklaim telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh prabowo saat menghadiri Panen Raya di Cilebar,Karawang,Jawa Barat,Rabu (7/1).

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para petani dan semua pihak yang terlibat atas kerja keras mereka.

“Terima kasih seluruh komunitas pertanian di Indonesia. Saudara bekerja keras, saudara bersatu, saudara kompak,” ujarnya.

Ia menyebut target swasembada yang awalnya diperkirakan empat tahun, berhasil dicapai hanya dalam satu tahun kepemimpinannya.

Menurut Prabowo, swasembada pangan ini adalah kemenangan seluruh rakyat Indonesia.

“Hari ini kita mencatat suatu kemenangan. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat,” tegasnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tidak bergantung pada negara lain.

Ke depan, ia optimistis swasembada tidak hanya untuk beras, tetapi juga komoditas lainnya seperti jagung.

“Kita sudah swasembada satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri satu tahun, kita tidak bergantung bangsa-bangsa lain,” jelasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja sama seluruh kementerian/lembaga di bawah kepemimpinan Prabowo.

“swasembada ini adalah kerja terbaik kabinet Merah Putih dari gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia dan seluruh penyuluh petani Indonesia,” kata Amran.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, Indonesia mengalami surplus beras sekitar 3,52 juta ton pada 2025.

Produksi beras mencapai 34,71 juta ton, melampaui angka konsumsi yang sebesar 31,19 juta ton.

Surplus ini membuat stok beras di awal tahun 2026 diperkirakan mencapai 12,529 juta ton, termasuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Perum Bulog sebesar 3,248 juta ton.