Tutup
NewsPariwisataTransportasi

KAI Divre II Sumbar Layani 23.817 Penumpang Libur Panjang

59
×

KAI Divre II Sumbar Layani 23.817 Penumpang Libur Panjang

Sebarkan artikel ini
kai-divre-ii-sumbar-layani-23.817-penumpang-saat-libur-panjang
KAI Divre II Sumbar Layani 23.817 Penumpang saat Libur Panjang

Padang – Arus penumpang kereta api di Sumatra Barat melonjak tajam selama libur panjang Hari Buruh pada 1-3 Mei 2026. Dalam tiga hari itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar mengangkut 23.817 pelanggan, angka yang menembus kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 23.376 kursi atau setara 102 persen.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab menilai capaian tersebut menegaskan makin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi harian maupun perjalanan liburan. Ia menyebut, pilihan tersebut didorong oleh efisiensi, kenyamanan, dan karakter layanan yang lebih ramah lingkungan.

“sekarang kereta api makin dipandang sebagai solusi transportasi publik yang efisien, nyaman, dan ramah lingkungan,” kata Reza, Senin (4/5/2026).

Dari seluruh layanan yang beroperasi, Kereta Api Pariaman Ekspres menjadi favorit utama. Layanan ini melayani 17.780 penumpang, atau 140 persen dari total 12.720 kursi yang tersedia.

Selain itu, Kereta Api Lembah Anai mencatat 3.527 pelanggan, sedangkan Kereta Api Minangkabau Ekspres mengangkut 2.510 penumpang sepanjang periode libur tersebut.

Lonjakan juga terlihat di sejumlah stasiun utama. Pada arus keberangkatan, Stasiun Padang memimpin dengan 6.910 penumpang, disusul Stasiun Pariaman 4.707 penumpang, stasiun Air Tawar 2.155 penumpang,Stasiun Naras 1.430 penumpang, dan Stasiun BIM 1.195 penumpang.

Untuk kedatangan, Stasiun Padang kembali mencatat angka tertinggi dengan 6.631 penumpang.Posisi berikutnya ditempati Stasiun Pariaman dengan 5.141 penumpang, Stasiun Air Tawar 1.873 penumpang, Stasiun Naras 1.341 penumpang, serta Stasiun BIM 1.088 penumpang.

Reza menegaskan tingginya mobilitas penumpang tak lepas dari perbaikan operasional yang terus dilakukan perusahaan. Perawatan sarana dan prasarana, kata dia, menjadi bagian penting dari upaya menjaga layanan tetap andal.

Ia juga menilai ketepatan waktu menjadi nilai lebih kereta api karena perjalanan tidak terpengaruh kemacetan lalu lintas. “Capaian kinerja tersebut tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas operasional secara menyeluruh, termasuk perawatan sarana dan prasarana yang berkelanjutan,” ujarnya.

“Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan utama yang terus dipertahankan,” kata dia.

Atas tingginya minat masyarakat, KAI mengimbau calon penumpang merencanakan perjalanan sejak awal dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI.Pemesanan dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan untuk memastikan kursi tersedia.

Selain pembelian daring, perusahaan juga tetap melayani tiket go-show di loket stasiun mulai tiga jam sebelum keberangkatan selama tempat duduk masih tersisa.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” tutur Reza.