Tutup
EkonomiEmasNews

Rusia dan Turki Pimpin Penjualan Emas Bank Sentral

86
×

Rusia dan Turki Pimpin Penjualan Emas Bank Sentral

Sebarkan artikel ini
6-bank-sentral-dunia-paling-agresif-jual-cadangan-emas-di-2026,-rusia-nomor-1!
6 Bank Sentral Dunia Paling Agresif Jual Cadangan Emas di 2026, Rusia Nomor 1!

Jakarta – Di tengah gejolak geopolitik dan tekanan ekonomi dunia, sejumlah bank sentral memilih langkah defensif dengan merapikan cadangan devisa mereka. Salah satu yang paling mencolok adalah pelepasan emas, dan Rusia bersama Turki menjadi dua negara yang paling agresif menjual logam mulia itu pada 2026.

Emas yang selama ini dipandang sebagai aset aman justru kembali dipakai sebagai sumber likuiditas cepat. Bagi banyak pemerintah, penjualan cadangan emas menjadi jalan pintas untuk menutup kebutuhan pembiayaan, menjaga stabilitas ekonomi dalam negeri, dan menahan tekanan terhadap mata uang.

Merujuk data terbaru World Gold Council yang dikutip Visual Capitalist, ada enam bank sentral yang tercatat paling banyak memangkas cadangan emas sepanjang tahun ini.Rusia menduduki posisi teratas setelah melepas sekitar 15,6 ton emas.

Langkah Moskow tidak lepas dari beban belanja perang dan sanksi ekonomi Barat.pembekuan sekitar US$300 miliar aset bank sentral Rusia pada 2022 disebut menjadi titik penting yang mengubah cara negara itu mengelola cadangannya.

Turki berada di urutan kedua dengan penjualan 8,1 ton emas, atau sekitar setengah dari volume yang dilepas Rusia. Ankara memakai langkah tersebut untuk membantu stabilisasi ekonomi, menjaga nilai tukar lira, serta meredam tingginya permintaan emas di pasar domestik.

Di belakangnya, bulgaria memangkas cadangan emas sebesar 1,9 ton. Kyrgyzstan menyusul dengan penjualan 1,1 ton untuk kebutuhan likuiditas dan penyeimbangan portofolio devisa.

Belarus juga masuk daftar setelah melepas 0,1 ton atau 100 kilogram emas. Meksiko melengkapi enam besar negara yang paling banyak mengurangi cadangan emas oleh bank sentral sepanjang 2026.