Tutup
EkonomiInvestasiNews

Kenaikan Gaji Tak Selalu Bikin Dompet Lega

42
×

Kenaikan Gaji Tak Selalu Bikin Dompet Lega

Sebarkan artikel ini
mengenal-fenomena-hedonic-treadmill,-penyebab-hidup-selalu-terasa-kekurangan-uang
Mengenal Fenomena Hedonic Treadmill, Penyebab Hidup Selalu Terasa Kekurangan Uang

Jakarta – kenaikan gaji kerap disambut lega, tetapi dampaknya tidak selalu bertahan lama di rekening. Di banyak kasus, tambahan pendapatan justru cepat terserap karena pengeluaran ikut naik mengikuti gaya hidup baru.

Fenomena itu dalam ekonomi perilaku dikenal sebagai hedonic treadmill. Istilah ini menggambarkan kecenderungan manusia untuk cepat menyesuaikan diri dengan keadaan yang lebih baik, sehingga rasa puas dari perubahan positif hanya terasa sementara.

Mengacu pada Science Direct, Rabu, 6 Mei 2026, lonjakan penghasilan biasanya memang memunculkan rasa bahagia di awal. Namun, seiring waktu, kondisi itu perlahan berubah menjadi standar baru yang dianggap normal.

Begitu standar baru terbentuk, efek emosional dari gaji yang lebih tinggi ikut melemah. Seseorang yang tadinya merasa lebih lapang akhirnya kembali memandang keuangannya seperti biasa, bahkan tanpa disadari mulai menaikkan batas kenyamanan belanja.

Pola ini sering muncul setelah pekerja menerima kenaikan upah. Uang tambahan mula-mula dipakai untuk menutup kebutuhan yang sempat tertunda atau membiayai keinginan yang sebelumnya belum tercapai.

Masalahnya, penyesuaian itu kerap berlanjut ke pengeluaran lain. langganan digital, konsumsi harian yang lebih besar, hingga pilihan gaya hidup yang lebih mahal perlahan masuk ke rutinitas.

Akibatnya,ruang keuangan yang semula tampak lebih longgar kembali menyempit. Secara nominal pendapatan naik, tetapi beban bulanan ikut membesar dan menyerap selisih yang ada.

Kondisi ini terjadi karena otak manusia tidak mempertahankan rasa puas dalam intensitas yang sama untuk waktu lama. stimulus baru yang awalnya terasa besar akan cepat dianggap biasa.

“Yang semula terasa istimewa, lama-lama menjadi standar,” begitu gambaran sederhana cara kerja hedonic treadmill dalam kehidupan sehari-hari. Saat standar baru terbentuk, dampak psikologis dari kenaikan gaji pun menurun.

Imbasnya terlihat langsung pada perilaku belanja. Banyak orang tanpa sadar menyesuaikan pengeluaran dengan pendapatan baru dan menganggap tingkat konsumsi yang lebih tinggi sebagai hal wajar.

Jika pola ini terus berulang, kemampuan menabung tidak banyak berubah meski gaji bertambah. Tambahan uang lebih sering habis untuk konsumsi dibanding dialihkan ke tabungan atau investasi.