Tutup
BisnisEnergiNewsTransportasi

Krisis Bahan Bakar Memicu Pembatalan Penerbangan di Eropa

152
×

Krisis Bahan Bakar Memicu Pembatalan Penerbangan di Eropa

Sebarkan artikel ini
krisis-bahan-bakar-pesawat-mengintai-eropa,-harga-tiket-berpotensi-naik-dan-penerbangan-dipangkas
Krisis Bahan Bakar Pesawat Mengintai Eropa, Harga Tiket Berpotensi Naik dan Penerbangan Dipangkas

Jakarta – Eropa kini menghadapi ancaman krisis bahan bakar jet akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Gangguan pada jalur distribusi minyak global, khususnya di Selat Hormuz, berpotensi memicu pengurangan jadwal penerbangan hingga lonjakan harga tiket pesawat dalam waktu dekat.

Sejumlah analis memperingatkan bahwa krisis ini bersifat sistemik dan dapat meluas ke seluruh industri penerbangan Eropa. Pemangkasan jadwal penerbangan diprediksi mulai terjadi dalam hitungan minggu.

Kepala Ekonom Rystad Energy, Claudio galimberti, menyatakan bahwa kondisi ini sangat bergantung pada kelancaran pasokan minyak. Jika pasokan tidak segera pulih, pemangkasan penerbangan yang parah di Eropa berpotensi terjadi pada Mei dan Juni mendatang.

Gangguan pasokan ini bermula dari penutupan lalu lintas kapal di Selat Hormuz oleh Iran di tengah konflik dengan amerika Serikat dan israel. Situasi semakin memanas setelah Amerika Serikat melakukan blokade terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran.

Ekonom Senior ING,Rico Luman,menegaskan bahwa pasokan minyak dari Timur Tengah saat ini telah habis dan industri sangat membutuhkan pengganti. Menurutnya, dampak gangguan ini tidak hanya dirasakan di Eropa, tetapi juga telah merembet ke Asia, termasuk Vietnam dan Thailand.

Krisis ini berdampak langsung pada kenaikan harga bahan bakar jet. Data mencatat lonjakan harga hingga 103 persen secara bulanan pada Maret. Di Amerika Serikat, harga bahan bakar jet melonjak dari US$2,50 per galon menjadi US$4,88 per galon.

Menghadapi situasi tersebut, maskapai penerbangan mulai melakukan penyesuaian operasional. Langkah yang diambil meliputi pembatalan penerbangan, pengurangan kapasitas, hingga kenaikan harga tiket.