Tutup
IndustriTransportasi

Lonjakan Penumpang Whoosh, Wisatawan Malaysia Dominasi Angka Kunjungan

176
×

Lonjakan Penumpang Whoosh, Wisatawan Malaysia Dominasi Angka Kunjungan

Sebarkan artikel ini

Setiap hari, antara 750 hingga 1000 wisatawan asal Malaysia menggunakan Whoosh untuk melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan destinasi wisata lainnya di Jawa Barat.

Jakarta – Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) mencatatkan lonjakan signifikan penumpang, khususnya wisatawan mancanegara asal Malaysia, selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, sejak 18 Desember 2025, sebanyak 13 ribu penumpang internasional memanfaatkan Whoosh, dengan 7 ribu di antaranya merupakan wisatawan Negeri Jiran.

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, popularitas Whoosh di kalangan wisatawan Malaysia mencapai puncaknya saat libur Natal.

Setiap hari, antara 750 hingga 1000 wisatawan asal Malaysia menggunakan Whoosh untuk melanjutkan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung dan destinasi wisata lainnya di Jawa Barat.

“Wisatawan Malaysia memanfaatkan libur akhir tahun untuk berwisata di Bandung, serta mengunjungi sejumlah destinasi wisata alam di Jawa Barat seperti Lembang, Ciwidey, dan berbagai destinasi lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Whoosh tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata yang diminati wisatawan mancanegara saat berkunjung ke Indonesia,” ungkap Eva.

Sejak beroperasi pada tahun 2023 hingga akhir tahun 2025, Whoosh telah melayani sekitar 294 ribu penumpang asal Malaysia.

Secara keseluruhan, total penumpang internasional yang menggunakan Whoosh mencapai 394 ribu orang.

Tingginya minat masyarakat terhadap Whoosh selama libur akhir tahun juga tercermin dari peningkatan volume penumpang secara keseluruhan.

Pada tanggal 26 Desember 2025, tercatat 21 ribu penumpang menggunakan Whoosh.

Hari berikutnya, hingga siang hari, lebih dari 16 ribu tiket telah terjual dan diperkirakan akan mencapai 22 ribu penumpang hingga akhir hari.

Secara kumulatif, selama masa Angkutan Nataru, Whoosh berhasil menjual sekitar 225 ribu tiket.

Volume penumpang harian rata-rata berkisar antara 22 ribu hingga 24 ribu penumpang, melonjak 20-30% dibanding hari biasa yang umumnya mencatat angka 16 ribu hingga 18 ribu penumpang per hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KCIC mengimbau agar masyarakat dan wisatawan merencanakan perjalanan dengan matang dan memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh atau laman resmi ticket.kcic.co.id.

Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan tempat duduk dan menghindari antrean panjang di stasiun, sehingga perjalanan selama libur Nataru dapat berlangsung aman dan nyaman.

“KCIC mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Whoosh maupun laman resmi ticket.kcic.co.id guna memastikan ketersediaan tempat duduk sebelum tiba di stasiun, sehingga perjalanan selama libur Nataru dapat berlangsung aman dan nyaman,” pungkas Eva.