Tutup
BisnisInvestasiNews

Luke Thomas Mahony Pimpin Danantara Sumber Daya Indonesia

116
×

Luke Thomas Mahony Pimpin Danantara Sumber Daya Indonesia

Sebarkan artikel ini
luke-thomas-ditunjuk-jadi-dirut-dsi
Luke Thomas Ditunjuk jadi Dirut DSI

Jakarta – Pemerintah resmi menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI). Perusahaan pelat merah ini dibentuk dengan mandat khusus mengelola ekspor sejumlah komoditas sumber daya alam strategis.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengonfirmasi penunjukan tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). Luke Thomas sendiri dikenal sebagai mantan Direktur PT Vale Indonesia berkebangsaan Australia.

Terkait jajaran direksi lainnya, Rosan menyebut pihaknya masih fokus pada proses penguatan tim. Ia memastikan pengumuman resmi mengenai struktur organisasi PT DSI akan disampaikan setelah seluruh jajaran terbentuk sepenuhnya.

“Bisa dilihat track record-nya apa, kemampuannya jelas gitu, seperti kita bentuk Danantara dulu,” ujar Rosan.

Pembentukan PT DSI merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) terbaru mengenai Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam. Dalam aturan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menetapkan BUMN sebagai eksportir tunggal untuk minyak kelapa sawit, batu bara, serta paduan besi atau ferro alloy.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo saat Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5). Presiden menegaskan bahwa seluruh penjualan hasil sumber daya alam wajib dilakukan melalui BUMN yang telah ditunjuk pemerintah.

Untuk mematangkan operasional PT DSI, Rosan mengungkapkan bahwa pihaknya kini tengah aktif melakukan sosialisasi. Sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Kadin, Apindo, hingga asosiasi sektor sawit dan batu bara, turut dilibatkan dalam dialog tersebut.

Rosan juga menanggapi dinamika pasar dan pergerakan IHSG yang sempat terpengaruh oleh pembentukan PT DSI. Ia menekankan bahwa pemerintah tetap berfokus pada investasi jangka panjang demi mewujudkan visi besar tata kelola kekayaan alam nasional.