Tutup
NewsRegulasi

Nevi Zuairina Desak Audit dan Transparansi Danantara

307
×

Nevi Zuairina Desak Audit dan Transparansi Danantara

Sebarkan artikel ini

Nevi menilai, Danantara harus memenuhi standar akuntabilitas publik setara lembaga investasi global.

nevi-zuairina-desak-penguatan-tata-kelola-dan-transparansi-maksimal-danantara
Nevi Zuairina Desak Penguatan Tata Kelola dan Transparansi Maksimal Danantara

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI,Nevi Zuairina,mendesak penguatan tata kelola dan transparansi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Nevi menilai, Danantara harus memenuhi standar akuntabilitas publik setara lembaga investasi global.

Legislator dari Fraksi PKS ini menyoroti belum adanya mekanisme audit otomatis oleh BPK maupun KPK terhadap Danantara, yang mengelola dana ratusan triliun rupiah.

“Pengelolaan dana publik sebesar Danantara ini tak bisa dibiarkan menjadi ‘kotak hitam’,” tegas Nevi dalam keterangan tertulis.

Nevi mendorong audit tahunan oleh BPK dan Kantor Akuntan Publik independen.

Dia mengusulkan pembangunan portal transparansi daring untuk laporan keuangan dan portofolio investasi.

Politisi PKS ini menyoroti masuknya tokoh asing kontroversial dalam dewan penasihat Danantara, yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ia mendesak pemerintah menerbitkan undang-undang khusus tentang Danantara untuk mempertegas kewenangan, mekanisme investasi, dan pengawasan.

Nevi mengingatkan, investasi Danantara harus bermanfaat bagi sektor strategis nasional seperti energi terbarukan, pangan, dan digitalisasi industri. Selain itu, investasi juga harus mendorong UMKM dan penyerapan tenaga kerja.

“Prinsip utamanya sederhana, Danantara harus bekerja demi rakyat, bukan demi elite,” pungkasnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…