Tutup
IndustriNewsPerdaganganRegulasi

Padang Percepat Pemberian Izin Usaha untuk Dongkrak Investasi

535
×

Padang Percepat Pemberian Izin Usaha untuk Dongkrak Investasi

Sebarkan artikel ini

Padang – Kota Padang berkomitmen memfasilitasi investasi demi pertumbuhan ekonomi.

Bukti nyata adalah regulasi Perda Nomor 11 Tahun 2009 tentang insentif dan kemudahan penanaman modal.

Andree Algamar, selaku Pj. Wali Kota Padang, mengutarakan harapannya agar investasi di Padang terus meningkat untuk mendongkrak ekonomi dan PAD. Selain itu, investasi juga diharapkan membuka lapangan kerja baru.

“Tim Satgas Percepatan Penyelesaian Perizinan Berusaha, berikan kemudahan maksimal kepada investor yang ingin membangun usaha di Padang,” tegas Andree di Klinik Investasi MPP Padang, Rabu (10/7/2024).

Swesti Fanloni selaku Kepala DPMPTSP Padang menyatakan, investor yang ingin mengembangkan usaha di Padang akan dilayani maksimal oleh tim Satgas yang melibatkan OPD teknis Pemkot Padang.

“Ajukan proposal investasi Anda, kita bahas bersama di Klinik MPP Padang. Kami siap melayani dengan one stop service untuk mempercepat penerbitan izin usaha,” jelas Swesti.

Swesti menambahkan, Padang membangun branding baru yaitu “Investasi di Padang, Clean and Clear”. Investor tak perlu khawatir karena Pemkot Padang siap membantu fasilitasi perizinan secara cepat, mudah, dan sesuai aturan.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terkoreksi setelah mencatat penguatan selama lima hari berturut-turut. Meski sempat dibuka di zona hijau, tekanan jual membuat IHSG berbalik arah dan ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (15/4/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG turun 0,68% atau terkoreksi 52,36 poin ke level 7.623,58. Baca Juga: Reli IHSG Terhenti SumbarSumbarbisnis.com Sell Asing…