Tutup
Teknologi

Pakar Kesehatan Menyoroti Dampak Senyawa BPA bagi Hormon Tubuh

77
×

Pakar Kesehatan Menyoroti Dampak Senyawa BPA bagi Hormon Tubuh

Sebarkan artikel ini
mengenal-bpa,-zat-kimia-di-kemasan-plastik-yang-jadi-sorotan-pakar-kesehatan
Mengenal BPA, Zat Kimia di Kemasan Plastik yang Jadi Sorotan Pakar Kesehatan

Jakarta – Penggunaan kemasan plastik untuk kebutuhan sehari-hari, seperti botol minuman dan wadah makanan, memang menawarkan sisi praktis. Namun, para ahli kesehatan kini menyoroti potensi risiko kimia tersembunyi di balik kemudahan material tersebut, khususnya senyawa Bisphenol A atau BPA.

BPA merupakan zat kimia yang kerap ditemukan dalam proses produksi plastik atau lapisan dalam kemasan. Paparan senyawa ini tengah menjadi perhatian medis serius karena dikaitkan dengan risiko gangguan pada sistem hormon tubuh manusia.

Pakar obstetri dan ginekologi, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, MD, Sp.OG, menegaskan bahwa kesehatan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik. Lingkungan dan paparan zat-zat di dalamnya memegang peranan krusial terhadap kesehatan jangka panjang.

“Zat-zat yang terdapat di lingkungan itu bisa mengganggu mekanisme kerja hormon,” ujar Prof. Budi, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, BPA memiliki karakteristik unik yang memungkinkannya meniru cara kerja hormon alami. Senyawa ini mampu menyerupai hormon estrogen dan bekerja pada reseptor yang sama di dalam tubuh.

Mengingat peran vital estrogen dalam fungsi biologis, sistem reproduksi, hingga pertumbuhan, paparan zat pengganggu hormon ini menjadi perhatian mendesak. Kondisi ini juga dinilai sangat berkaitan dengan kesehatan tumbuh kembang anak dari sisi lingkungan.

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan preventif membuat perhatian terhadap bahan kimia lingkungan semakin tinggi. Masyarakat pun diimbau untuk lebih teliti dalam memahami material kemasan produk yang digunakan setiap hari.

Upaya preventif seperti menerapkan pola hidup sehat dan memperhatikan informasi produk menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko. Pemerintah sendiri telah menetapkan regulasi terkait batas migrasi BPA pada kemasan pangan guna menjamin keamanan produk yang beredar luas di pasaran.