Tutup
Travel

Pameran Travel Bali Ubah Strategi Sasar Wisatawan Mancanegara

77
×

Pameran Travel Bali Ubah Strategi Sasar Wisatawan Mancanegara

Sebarkan artikel ini

NUSA DUA – Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 resmi mengubah strategi pasar dengan memprioritaskan wisatawan dari negara-negara regional ketimbang pasar jarak jauh. Langkah ini diambil mengikuti arahan dari Gubernur Bali dan kementerian terkait guna menyesuaikan dinamika pariwisata global.

Ketua Panitia BBTF 2026, I Putu Winastra, menjelaskan bahwa pergeseran fokus ini membuat pameran tahun ini didominasi oleh pelaku industri perjalanan dari kawasan Asia Tenggara, Asia, hingga Afrika. Sebelumnya, ajang ini secara konsisten menarik minat besar dari operator wisata asal Eropa.

Meskipun terjadi pergeseran pasar, antusiasme peserta justru melampaui ekspektasi. BBTF 2026 berhasil menghadirkan 407 operator wisata (*buyers*) dari 44 negara dan 286 penjual paket wisata (*sellers*) dari empat negara. Angka tersebut melampaui target awal yang dipatok sebanyak 400 *buyers* dan 250 *sellers*.

Winastra mengaku bangga dengan capaian partisipasi tersebut, terutama di tengah kekhawatiran pelaku usaha terkait kondisi geopolitik global. Namun, ia realistis bahwa nilai transaksi tahun ini kemungkinan tidak akan melampaui capaian tahun 2025 yang menyentuh angka Rp7,84 triliun.

Pihaknya menargetkan transaksi tahun ini sebesar Rp6,8 triliun atau mengalami penurunan sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya. Penyesuaian target ini dilakukan karena karakteristik wisatawan dari pasar regional berbeda dengan wisatawan jarak jauh, terutama terkait durasi waktu tinggal.

Wisatawan dari negara terdekat umumnya menghabiskan waktu liburan kurang dari satu minggu. Sementara itu, wisatawan dari pasar jarak jauh seperti Eropa biasanya tinggal di Bali selama dua hingga tiga minggu.

Guna memaksimalkan nilai transaksi, para pelaku industri wisata Indonesia memanfaatkan momentum melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Dengan menjual paket perjalanan menggunakan mata uang asing, produk pariwisata Indonesia menjadi lebih kompetitif dan menarik bagi para pembeli internasional.

BBTF 2026 sendiri diselenggarakan di Bali International Convention Center selama tiga hari, yakni mulai 28 hingga 30 Mei 2026.