News

Pemkot Payakumbuh Resmikan Enam Inovasi Digital Tingkatkan Pelayanan Publik

47
×

Pemkot Payakumbuh Resmikan Enam Inovasi Digital Tingkatkan Pelayanan Publik

Sebarkan artikel ini
wako-payakumbuh-zulmaeta-luncurkan-6-inovasi-pelayanan-publik-dan-tata-kelola-pemerintahan 
Wako Payakumbuh Zulmaeta Luncurkan 6 Inovasi Pelayanan Publik dan Tata Kelola Pemerintahan 

Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, resmi meluncurkan enam inovasi digital yang lahir dari buah pemikiran para peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) tahun 2026 pada Kamis (25/6/2026).

Langkah ini menjadi instrumen penting bagi pemerintah kota dalam mempercepat transformasi birokrasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik agar lebih efisien dan transparan.

Zulmaeta menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi telah menjadi kebutuhan mendesak bagi instansi pemerintah untuk menjawab dinamika kebutuhan masyarakat masa kini.

Ia pun mendorong seluruh aparatur sipil negara agar terus beradaptasi dan menghadirkan terobosan kreatif yang mampu mendongkrak efektivitas kinerja organisasi secara signifikan.

Program PKA terbukti efektif menjadi wadah pengembangan kompetensi bagi pejabat administrator dalam merumuskan solusi atas berbagai kendala di lapangan.

Keenam inovasi tersebut juga diproyeksikan untuk mendukung target daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kompetitif dan bermartabat.

Sektor kepegawaian kini didukung oleh aplikasi SIDIK ASN besutan Reny Eka Putri dari BKPSDM untuk menghadirkan data yang akurat dan real-time.

Transparansi pengelolaan keuangan daerah semakin terjamin melalui sistem SI-JUARA yang dikembangkan oleh Aidil Fitri dari Badan Keuangan Daerah.

Yulia Fithry berhasil mengintegrasikan layanan lingkungan hidup melalui platform digital yang diberi nama BHUMI.

Digitalisasi sistem pengujian kendaraan bermotor juga dilakukan Yulhendri melalui inovasi E-KIR guna memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Respon terhadap musibah kebakaran dan aduan ketertiban umum kini dipastikan lebih sigap dengan hadirnya aplikasi DIRATIKA karya Ricky Zaindra.

Terkait jangkauan layanan sosial, Tutierlina dari Dinas Sosial menghadirkan aplikasi DIGILAS untuk mempercepat penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.

Kepala BKPSDM, Dafrul Pasi, menambahkan bahwa berbagai aksi perubahan ini dirancang untuk memangkas hambatan birokrasi serta mempererat kolaborasi antarinstansi.

Pemerintah Kota Payakumbuh berharap kehadiran sistem-sistem baru ini dapat segera dirasakan dampaknya oleh seluruh lapisan masyarakat luas.