NewsPariwisataPendidikan

Perpusnas Dorong PDIKM Padang Panjang Jadi Pusat Literasi Inklusif

114
×

Perpusnas Dorong PDIKM Padang Panjang Jadi Pusat Literasi Inklusif

Sebarkan artikel ini
perpusnas-dorong-pdikm-padang-panjang-jadi-hub-literasi-aktif
Perpusnas Dorong PDIKM Padang Panjang Jadi Hub Literasi Aktif

Padang Panjang – Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Endang Aminudin Aziz, mendorong perubahan fungsi Museum Bustanul Arifin di Padang Panjang agar tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan koleksi sejarah. Saat melakukan peninjauan pada Rabu (3/6/2026), ia menekankan pentingnya mentransformasi Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) menjadi ruang edukasi yang inklusif dan aktif.

Menurut Endang, keterlibatan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam pengembangan kawasan tersebut. Pihaknya menyatakan siap mendukung melalui skema bantuan pembiayaan bagi komunitas yang aktif di bidang literasi serta membuka peluang kemitraan strategis.

“Kami mendorong agar tempat ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan literasi. Perpusnas memiliki skema bantuan pembiayaan bagi komunitas yang aktif dan membuka peluang kemitraan untuk mengembangkan budaya baca,” tegas Endang.

Ia menambahkan, status Padang Panjang sebagai Kota Literasi memberikan modal besar bagi PDIKM untuk menjadi hub pertemuan komunitas. Penyelenggaraan agenda rutin, seperti pelatihan literasi dan pameran budaya, diyakini mampu meningkatkan daya tarik serta jumlah kunjungan masyarakat.

Rencana optimalisasi tersebut mendapat dukungan penuh dari Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra. Pemerintah daerah menyatakan kesiapan mereka untuk bersinergi dengan program pusat agar PDIKM bertransformasi menjadi ruang publik yang jauh lebih produktif.

Allex optimistis bahwa keberadaan PDIKM yang dioptimalkan sebagai pusat pembelajaran dan kreativitas akan membawa dampak positif bagi daerah. “Dengan semakin banyak kegiatan yang dilaksanakan, PDIKM akan semakin dikenal luas dan memberikan dampak positif bagi sektor edukasi maupun pariwisata daerah,” ungkap Allex.