Tutup
NewsPendidikan

Polsek Sikakap Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Sekolah

142
×

Polsek Sikakap Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini
polsek-sikakap-gencarkan-edukasi-pencegahan-kekerasan-perempuan-dan-anak
Polsek Sikakap Gencarkan Edukasi Pencegahan Kekerasan Perempuan Dan Anak

Sikakap – Upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kepulauan Mentawai terus digencarkan melalui langkah preventif. Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat sosialisasi pencegahan kenakalan remaja di SMPN 1 PUS Sikakap pada Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Sinaka, Bripka Alex Chandra. Program ini mengedepankan sinergi lintas sektoral yang melibatkan pihak sekolah, personel Polsek Sikakap, Ketua P2TP2A, serta jajaran tenaga kesehatan dari Puskesmas setempat.

Menurut Bripka Alex, edukasi sejak dini sangat krusial agar generasi muda mampu mengenali dan memitigasi potensi ancaman kekerasan. Materi yang disampaikan mencakup definisi hingga dampak buruk dari kekerasan fisik, psikis, seksual, dan penelantaran anak.

Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa Undang-Undang Perlindungan Anak menjamin hak setiap anak untuk tumbuh secara optimal. Segala bentuk eksploitasi maupun praktik pernikahan usia anak merupakan pelanggaran hukum berat yang diancam dengan sanksi pidana tegas.

Selain pemaparan materi, para siswa dan tenaga pendidik didorong untuk berani melapor jika menemukan indikasi kekerasan di lingkungan mereka. Langkah ini diharapkan mampu memutus rantai perilaku silent victim, di mana korban sering kali terbungkam oleh rasa malu atau tekanan sosial.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan lagi sekadar persoalan individu, melainkan ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berani melapor,” tegas Bripka Alex.

Kolaborasi terpadu ini diharapkan dapat memperkokoh sistem perlindungan di lingkungan sekolah maupun keluarga. Upaya tersebut menjadi ikhtiar bersama demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bermartabat bagi anak-anak di Kepulauan Mentawai.