Tutup
EkonomiNewsPolitik

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Aman saat Rupiah Melemah

81
×

Prabowo Tegaskan Ekonomi RI Tetap Aman saat Rupiah Melemah

Sebarkan artikel ini
prabowo-tegaskan-ri-tetap-aman-meski-nilai-tukar-rupiah-anjlok:-rakyat-di-desa-tak-pakai-dolar
Prabowo Tegaskan RI Tetap Aman Meski Nilai Tukar Rupiah Anjlok: Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar

Nganjuk – presiden Prabowo Subianto menepis kekhawatiran yang belakangan menguat soal rupiah dan kondisi ekonomi nasional. Di Nganjuk, ia menegaskan perekonomian Indonesia masih berada dalam keadaan aman dan tidak sedang menuju situasi genting seperti yang kerap digambarkan sebagian kalangan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026. Ia menilai narasi bahwa Indonesia akan kacau atau kolaps terlalu dibesar-besarkan.

“Sekarang ada yang selalu entah apa, saya gak mengerti, sebentar-sebentar indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa, ya kan rupiah begini, rupiah begini dolar begini,” kata prabowo.

Menurut Prabowo, stabilitas ekonomi tidak bisa hanya diukur dari naik-turunnya kurs dolar di pasar. Ia menyebut aktivitas masyarakat di desa tetap berjalan normal dan kebutuhan pokok nasional juga masih terkendali.

“Orang, rakyat di desa nggak pake dolar kok, ya kan pangan aman energi aman ya banyak negara panik, Indonesia masih oke,” ujarnya.

Prabowo juga menegaskan Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif. Ia mengatakan pemerintah tidak ingin mencari permusuhan dan memilih menjaga hubungan baik dengan semua negara.

“Budaya Indonesia kita hormat dan kita tidak mau ada musuh, makanya saya canangkan begitu saya jadi Presiden politik luar negeri, Indonesia adalah politik bebas aktif non-block dan Indonesia ingin menjadi tetangga yang baik,” ucapnya.

Di sisi lain, rupiah memang masih bergerak fluktuatif di pasar valuta asing.Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor Bank Indonesia, pada Rabu, 13 Mei 2026, rupiah tercatat di level Rp 17.496 per dolar AS, menguat 18 poin dari posisi sebelumnya di Rp 17.514.

Namun, pada perdagangan pasar spot Jumat, 15 Mei 2026, rupiah kembali tertekan. Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang Garuda diperdagangkan di level Rp 17.604 per dolar AS, melemah 75 poin atau 0,43 persen dari posisi sebelumnya Rp 17.529 per dolar AS.