Tutup
PolitikTeknologi

Rusia Memblokir WhatsApp, MAX Jadi Pilihan Utama?

189
×

Rusia Memblokir WhatsApp, MAX Jadi Pilihan Utama?

Sebarkan artikel ini
rusia-blokir-permanen-whatsapp,-ada-apa?
Rusia Blokir Permanen WhatsApp, Ada Apa?

Moskow – Kabar mengejutkan datang dari Rusia. Aplikasi pesan instan WhatsApp resmi diblokir total di negara tersebut mulai Kamis, 12 Februari 2025.

pemblokiran ini menyasar aplikasi yang berada di bawah naungan Meta Platforms.

Kremlin menyatakan alasan pemblokiran whatsapp karena Meta dianggap menolak mematuhi aturan yang berlaku di Rusia.

Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, merekomendasikan warga Rusia untuk beralih ke aplikasi pesan buatan lokal bernama MAX.

“MAX adalah alternatif yang tersedia, messenger yang sedang berkembang, messenger nasional, dan sudah bisa diakses warga sebagai pilihan lain,” ujar Peskov, seperti dikutip dari reuters, Jumat (13/2/2026).

Namun, upaya pemerintah Rusia untuk mengalihkan pengguna WhatsApp ke MAX menuai kritik.

Sejumlah pihak menuding MAX adalah alat mata-mata negara untuk mengawasi masyarakat.

Pemerintah Rusia membantah tudingan tersebut. Mereka mengklaim MAX dirancang untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup warga sehari-hari,serta mengintegrasikan berbagai layanan terkait pemerintah.

Pemblokiran WhatsApp ini merupakan puncak dari tekanan yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir terhadap perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

Kebijakan ini juga mencerminkan upaya rusia untuk membangun dan mengendalikan infrastruktur komunikasi yang berdaulat. Perusahaan teknologi asing harus tunduk pada hukum lokal atau keluar dari pasar.

Meta sendiri telah ditetapkan sebagai organisasi ekstremis di Rusia.

WhatsApp menyayangkan pemblokiran ini. Mereka menyebutnya sebagai upaya untuk mengisolasi lebih dari 100 juta pengguna dari komunikasi yang privat dan aman.

“Upaya mengisolasi lebih dari 100 juta pengguna dari komunikasi yang privat dan aman adalah langkah mundur dan hanya akan membuat masyarakat di Rusia kurang aman,” demikian pernyataan WhatsApp.

Sejumlah nama domain yang terkait dengan WhatsApp telah dihapus dari daftar registrasi domain nasional Rusia. Akibatnya, perangkat di dalam negeri tidak lagi menerima alamat IP dari aplikasi tersebut dan hanya bisa mengaksesnya melalui VPN.

Selain WhatsApp, pemerintah Rusia juga telah memblokir atau membatasi platform media sosial seperti Snapchat, Facebook, Instagram, dan YouTube. Pemerintah Rusia gencar mempromosikan MAX sebagai pengganti.

Roskomnadzor (Badan Pengawas Komunikasi Rusia) telah membatasi WhatsApp dan layanan pesan lainnya sejak agustus. Panggilan telepon melalui aplikasi tersebut tidak dapat diselesaikan. Otoritas menuduh platform milik asing itu tidak mau membagikan informasi kepada aparat penegak hukum dalam kasus penipuan dan terorisme.