Tutup
NewsPendidikan

SDN 01 Taram Kembangkan Tahfidz, Sedekah Subuh, dan Mangga

48
×

SDN 01 Taram Kembangkan Tahfidz, Sedekah Subuh, dan Mangga

Sebarkan artikel ini
uptd-sdn-01-taram-melangkah-pasti-dengan-aneka-inovasi,-salah-satunya-sedekah-subuh
UPTD SDN 01 Taram Melangkah Pasti dengan Aneka Inovasi, Salah Satunya Sedekah Subuh

Limapuluh Kota – SDN 01 Nagari Taram,Kecamatan harau,mencatat sejumlah inovasi dalam beberapa tahun terakhir,di antaranya program tahfidz dan sedekah subuh. Sekolah yang berlokasi di Jorong Parak Baru itu dipimpin oleh Masrimal, S.Pd.

Masrimal mengatakan, program unggulan tahfiz di sekolahnya mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Nagari Taram sebagai pilot project untuk mendukung visi misi Bupati Limapuluh Kota pasangan Sakato, yakni mengaji. Untuk program itu, pemerintah nagari menganggarkan dana desa sebesar Rp72 juta per tahun. Targetnya, lulusan SDN 01 taram mampu menghafal 30 juz Al Quran.Ia menambahkan, sekolah juga berkolaborasi dengan lintas OPD dalam menjalankan berbagai terobosan, termasuk Sedekah Subuh yang bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Limapuluh Kota.

“Sejak dua tahun dua bulan lalu saya diamanahkan memimpin sekolah ini,sebanyak 33 ekor kambing hasil sedekah subuh sudah disalurkan kepada siswa siswi kita di SDN 01 Taram. Dari jumlah ini Alhamdulillah sudah berkembang dan sudah dapat membantu anak-anak kita melanjutkan pendidikan ke sekolah yang diinginkannya,” kata Masrimal.

Pada Rabu (21/6/2026), Kadisdik Kebudayaan Kabupaten limapuluh Kota, Antoni, S.Pd., M.Pd,secara simbolis menyerahkan bantuan enam ekor kambing kepada murid melalui orang tua murid.Untuk program jangka panjang, pihak sekolah juga mencanangkan penanaman 500 pohon manggis. Pada kesempatan itu, Kadisdik kebudayaan turut melakukan penanaman perdana yang didampingi Ketua BAZNAS Korwil Kecamatan Harau, wali Nagari Taram, Komite sekolah, kepala Jorong Parak Baru, serta stakeholder pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kecamatan harau.

masrimal menjelaskan, lahan yang selama ini tidak produktif atau lahan tidur kini sudah dapat dimanfaatkan untuk membantu anak-anak di Nagari taram pada umumnya dan di Jorong Parak Baru khususnya.

Selain itu, pada Agustus 2025 lalu juga telah ditanam 1.000 pohon pisang sebagai wujud nyata pendidikan pembelajaran mandiri dalam menyikapi kurikulum pendidikan nasional.