Tutup
News

SMSI dan ABPEDNAS Berkolaborasi Kawal Program Strategis Desa

110
×

SMSI dan ABPEDNAS Berkolaborasi Kawal Program Strategis Desa

Sebarkan artikel ini
smsi-dan-abpednas-sepakat-kawal-program-jaga-desa-dan-jaga-mbg-melalui-kolaborasi-informasi-dan-pengawasan-digital
SMSI dan ABPEDNAS Sepakat Kawal Program Jaga Desa dan Jaga MBG Melalui Kolaborasi Informasi dan Pengawasan Digital

Jakarta – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengawal keberhasilan program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) serta Jaga MBG (Jaksa Garda Makan Bergizi Gratis) melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Kesepakatan tersebut difinalisasi dalam pertemuan di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/5/2026). Ketua Umum SMSI, Firdaus, memimpin langsung jajaran pengurus pusat dalam audiensi untuk menyusun skema penguatan program nasional tersebut.

Firdaus menyatakan, seluruh jaringan media siber di bawah naungan SMSI akan berperan sebagai kanal edukasi bagi masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong partisipasi publik dalam pengawasan yang konstruktif terhadap jalannya program pemerintah.

“SMSI siap mendukung publikasi dan penguatan informasi positif mengenai program Jaga Desa dan Jaga MBG agar masyarakat memahami manfaat program tersebut serta ikut mengawasi pelaksanaannya,” tegas Firdaus.

Di sisi lain, ABPEDNAS berkomitmen mengoptimalkan platform digital, seperti website dan aplikasi, sebagai sarana pelaporan warga. Sistem tersebut disiapkan agar setiap kendala di lapangan dapat ditampung dan ditindaklanjuti secara transparan serta cepat.

Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor guna memastikan kebijakan pemerintah berjalan tepat sasaran. Ia menyebut keterlibatan media dan teknologi menjadi kunci dalam meminimalisir hambatan di lapangan.

“Melalui sinergi ini, setiap pengaduan atau temuan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan profesional. Tujuannya bukan mencari kesalahan, tetapi memastikan program berjalan baik demi kepentingan masyarakat,” ujar Prof. Reda yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel).

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Adhitya Yusma Perdana, berharap kolaborasi ini mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Ia pun mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kendala yang ditemukan selama pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa.

Sebagai langkah nyata, kedua belah pihak sepakat untuk mengeksekusi rencana kerja sama ini hingga ke tingkat daerah. Jaringan media siber anggota SMSI nantinya akan berkoordinasi dengan pengurus ABPEDNAS di seluruh wilayah untuk menjaga efektivitas serta transparansi program.