Tutup
News

Warga Lubuk Basung Bergerak Bersihkan Lingkungan Tekan Kasus DBD

135
×

Warga Lubuk Basung Bergerak Bersihkan Lingkungan Tekan Kasus DBD

Sebarkan artikel ini
virus -dbd-serang-lubuk-basung,-10-orang-telah-terjangkit
Virus  DBD Serang Lubuk Basung, 10 orang telah terjangkit

AGAM – Warga di kawasan Simpang Ampek Tangah, Lubuk Basung, terpaksa bergerak mandiri melakukan gotong royong massal untuk memutus rantai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Aksi yang dipimpin Ketua RT setempat, Taufik Wahyudi, ini dilakukan sebagai respons cepat atas meningkatnya kasus di wilayah mereka.

Taufik mencatat setidaknya sudah ada 10 warga yang terjangkit DBD akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Kondisi ini memicu kekhawatiran karena penularan penyakit terjadi sangat cepat di area dengan banyak genangan air kotor.

“Siklus penularan nyamuk ini sangat cepat di genangan air kotor. Makanya kami ajak masyarakat gotong royong membersihkan lingkungan,” ujar Taufik, Rabu (20/5).

Dalam aksi tersebut, Walinagari Lubuk Basung, Dharma Ira Putra, turut turun langsung ke lapangan bersama petugas Puskesmas. Mereka menyisir selokan serta memusnahkan benda-benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti botol bekas dan ember berisi air.

Meski kebersihan lingkungan mulai terjaga, warga mendesak Dinas Kesehatan Agam segera melakukan pengasapan atau fogging. Saat ini, dua pasien anak-anak dilaporkan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Lubuk Basung akibat penyakit tersebut.

Desakan serupa juga datang dari kawasan lain, yakni RK 07 Perumnas Talago. Andi Junaidi, perwakilan warga setempat, menyebutkan bahwa hingga sepanjang tahun 2026, belum ada tindakan fogging dari Dinas Kesehatan Agam, baik di wilayahnya maupun di kawasan Surabayo.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr. Hendri Rusdian M.Kes, belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat WhatsApp terkait penanganan kasus DBD ini pun belum membuahkan jawaban.