Tutup
News

Sumbar Siaga Bencana, Gubernur Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

276
×

Sumbar Siaga Bencana, Gubernur Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
cuaca-masih-sulit-diprediksi,-gubernur-mahyeldi-imbau-masyarakat-tetap-waspada
Cuaca Masih Sulit Diprediksi, Gubernur Mahyeldi Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan. Imbauan ini disampaikan mengingat kondisi cuaca di Sumbar yang masih fluktuatif.

Mahyeldi menjelaskan, meskipun puncak musim hujan telah berlalu pada November dan Desember, potensi curah hujan tinggi masih mungkin terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

“Cuaca ini belum sepenuhnya stabil. Karena itu, masyarakat tetap perlu waspada dan siaga,” ujar Mahyeldi saat memimpin Focus group Discussion (FGD) di Auditorium Gubernuran, Senin (5/1/2026) malam.

FGD tersebut membahas penanganan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah sumbar.

Menurut kajian tim teknis,curah hujan tinggi dapat memperparah kondisi sungai yang mengalami pendangkalan,kerusakan tanggul,dan fasilitas pengendali banjir.

Selain kesiapsiagaan teknis pemerintah, Mahyeldi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengantisipasi risiko bencana.

Hal ini termasuk memperhatikan informasi cuaca dan peringatan dini dari pihak berwenang.”Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Edukasi dan kewaspadaan bersama sangat menentukan,” tegasnya.

Mahyeldi juga meminta agar alur informasi dari pemerintah hingga ke tingkat bawah berjalan lebih cepat dan jelas. Tujuannya agar masyarakat tidak panik, namun tetap siap menghadapi potensi bencana.

Diharapkan, dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, risiko bencana dapat ditekan dan dampaknya dapat diminimalkan.

FGD tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Barat, bupati dan wali kota secara daring, forkopimda kabupaten/kota, serta perwakilan instansi dan kementerian terkait.

Turut hadir perwakilan Pengadilan Tinggi, BMKG, PLN, balai Pelaksanaan Jalan nasional, Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya bidang air minum, Bappenas, serta satuan kerja dan UPT balai di bawah Kementerian Pekerjaan umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman.