Tutup
News

Unand Bantah Isu, Kaji Ulang Pemilihan Dekan Fakultas

392
×

Unand Bantah Isu, Kaji Ulang Pemilihan Dekan Fakultas

Sebarkan artikel ini
klarifikasi-unand,-rencana-penunjukan-langsung-dekan-oleh-rektor-tidak-benar
Klarifikasi Unand, Rencana Penunjukan Langsung Dekan Oleh Rektor Tidak Benar

Padang – Universitas andalas (Unand) membantah isu penunjukan langsung dekan oleh rektor. Pihak kampus menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan yang berkembang terkait dugaan rencana tersebut.

Sekretaris Universitas Andalas, Aidinil Zetra, menegaskan kajian akademik yang disusun tim evaluasi tidak pernah memuat opsi penunjukan langsung dekan.

“Kajian justru memperkuat tata kelola pemilihan pimpinan fakultas melalui sistem demokrasi dan meritokrasi,” ujarnya dalam rilis resmi.

Fokus utama kajian adalah membangun mekanisme yang lebih objektif, transparan, akuntabel, independen, dan bebas konflik kepentingan.

Arah pembahasan yang berkembang adalah perubahan dari sistem pemilihan oleh Senat Akademik Fakultas menjadi pemilihan langsung oleh dosen, dilanjutkan seleksi berbasis merit.

Proses seleksi dirancang untuk memastikan kepemimpinan fakultas ditentukan oleh kompetensi, kinerja, kapasitas kepemimpinan, dan integritas calon.

Unand menilai upaya mengubah substansi kajian menjadi isu penunjukan langsung dekan adalah interpretasi yang tidak sesuai dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman.

Rancangan sistem yang dikaji juga menempatkan prinsip independensi dan profesionalitas sebagai landasan utama.

Seleksi akan melibatkan panitia independen yang memiliki kredibilitas, integritas moral, rekam jejak bersih, serta bebas dari konflik kepentingan.

Mekanisme yang dikaji tetap menempatkan dosen sebagai bagian penting dalam proses penentuan calon pimpinan fakultas.

Setiap bakal calon wajib menyusun thorough position paper yang memuat arah pengembangan, kebijakan pengelolaan, serta program strategis fakultas.

Para calon juga akan menjalani asesmen oleh pihak independen untuk mengukur kapasitas kepemimpinan, inovasi, kemampuan berpikir analitis, penyelesaian masalah, serta kemampuan mengambil keputusan.

unand menegaskan kajian evaluasi organisasi masih bersifat sementara dan belum final.

“sangat tidak tepat apabila kajian yang masih berproses tersebut disimpulkan secara sepihak sebagai dasar untuk menuduh adanya rencana penunjukan langsung Jabatan Dekan oleh Rektor,” tegasnya.

Unand berkomitmen menjunjung tinggi prinsip tata kelola universitas yang baik dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Unand mengajak seluruh pihak untuk menjaga kualitas diskursus akademik tetap berbasis data, fakta, dan tanggung jawab moral.