Jakarta – Delegasi SDGs Center Universitas Negeri Padang (UNP) turut ambil bagian dalam gelaran SDGs Center Conference 2026 yang diinisiasi oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama Indonesia SDGs Center Network (ISCN).
Kehadiran UNP dalam forum tersebut menjadi langkah nyata dalam memperkokoh kolaborasi antarinstitusi untuk mendorong akselerasi agenda pembangunan berkelanjutan, baik di kancah domestik maupun global.
Wakil Direktur SDGs Center UNP, Haris Satria, menyebutkan bahwa kesempatan ini dimanfaatkan pihaknya untuk memperluas jaringan kerja sama yang strategis.
Haris menjelaskan, seluruh operasional SDGs Center UNP saat ini telah diselaraskan dengan indikator IKU 7 yang mencakup fokus pada pengentasan kemiskinan, penyediaan pendidikan berkualitas, serta penguatan kemitraan global.
Pihak universitas berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergi di antara sivitas akademika agar kontribusi nyata UNP terhadap target SDGs nasional semakin memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Modal kuat bagi UNP dalam mengemban peran strategis ke depan salah satunya tecermin dari pencapaian universitas yang berhasil menempati posisi ke-34 dalam pemeringkatan dunia.
Dalam forum dialog bertajuk “Shaping Perspectives on the Beyond 2030 Sustainable Development Agenda”, Haris menyoroti pentingnya aspek ketahanan sebagai isu vital yang perlu diantisipasi pasca-2030.
Menurut pandangannya, Indonesia harus memberikan atensi khusus pada penguatan sektor kesehatan, pendidikan, dan ketahanan dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
Ia juga menekankan bahwa ekosistem riset yang optimal di lingkungan kampus menjadi kunci utama dalam menciptakan solusi-solusi praktis bagi permasalahan masyarakat.
Partisipasi intensif UNP dalam konferensi ini sekaligus menjadi bukti dedikasi kampus terhadap semangat inovasi dan kolaborasi multipihak untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif.







