Tutup
News

Wartawati Berdaya, Jurnalisme Lokal Berkembang, Rosiana Berbagi Kiat

176
×

Wartawati Berdaya, Jurnalisme Lokal Berkembang, Rosiana Berbagi Kiat

Sebarkan artikel ini
ketum-pwi:-wartawati-punya-keunggulan-tersendiri-menjalankan-profesi-jurnalistik
Ketum PWI: Wartawati Punya Keunggulan Tersendiri Menjalankan Profesi Jurnalistik

SERANG – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, menyoroti keunggulan wartawati dalam dunia jurnalistik. Menurutnya, wartawati memiliki kemampuan khusus dalam mendekati narasumber.

“Wartawati punya kemampuan yang lebih luwes dalam menembus dan membangun komunikasi dengan narasumber,” ujar Akhmad Munir,yang akrab disapa Cak Munir,Sabtu (7/2/2026).

Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri acara Silaturahmi Wartawati Se-Indonesia dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Pendopo Kantor Gubernur Banten, Kota Serang.

Cak Munir menambahkan, pengamatan ini didasarkan pada kekuatan pendekatan interpersonal yang dimiliki jurnalis perempuan.Acara silaturahmi ini diinisiasi oleh Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan PWI Pusat dan diikuti oleh ratusan wartawati dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah membuka acara tersebut. CEO Kompas TV, Rosiana Silalahi, hadir sebagai narasumber utama.

Dalam sesi dialog, Rosiana Silalahi berbagi pengalaman dan kiat sukses sebagai wartawati dan pimpinan media. Ia menekankan bahwa profesi wartawan, terutama di televisi, memiliki tantangan besar yang harus dihadapi dengan penuh tanggung jawab.

“Tantangan itu pasti ada. Di balik kesan sukses dan terlihat keren, ada tanggung jawab besar. Jalani profesi ini sepenuh hati dan berikan kontribusi lebih dari sekadar apa yang ditugaskan,” kata Rosiana, yang memulai karier jurnalistiknya di TVRI.

Rosiana juga menyoroti maraknya praktik pengambilan konten jurnalistik tanpa izin, terutama oleh media daerah.Ia menyebutkan ribuan konten Kompas TV sering diambil dan ditayangkan ulang tanpa izin, bahkan dengan konteks yang berbeda.

Ia mendorong media daerah untuk menghasilkan karya jurnalistik orisinal yang mengangkat kekhasan lokal agar memiliki daya saing yang kuat.

“Media daerah harus berani tampil berbeda dan menggali potensi lokal. Produk jurnalistik yang unik dan berkualitas akan lebih mudah bersaing,” tegas Rosiana.Acara silaturahmi ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan penguatan peran wartawati dalam dunia jurnalistik nasional. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara HPN 2026 yang berlangsung pada 6–9 februari 2026.