News

Yesi Endriani Dorong Peran Guru Mendeteksi Dini Kesehatan Mental Siswa

79
×

Yesi Endriani Dorong Peran Guru Mendeteksi Dini Kesehatan Mental Siswa

Sebarkan artikel ini
yesi-endriani-dorong-guru-lebih-peduli-kesehatan-mental-siswa-melalui-bimtek-wali-kelas
Yesi Endriani Dorong Guru Lebih Peduli Kesehatan Mental Siswa Melalui Bimtek Wali Kelas

Bukittinggi – Anggota Komisi V DPRD Sumatera Barat, Yesi Endriani, menegaskan bahwa peran guru saat ini tidak lagi sebatas mentransfer ilmu pengetahuan di dalam kelas. Tenaga pendidik diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mendeteksi gejala awal masalah kesehatan mental pada siswa.

Pernyataan tersebut disampaikan Yesi saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Wali Kelas Angkatan II di Bukittinggi, Kamis (11/6/2026). Ia menilai, interaksi intensif setiap hari menjadikan guru sosok yang paling ideal untuk memantau perubahan psikologis peserta didik.

“Guru bukan hanya menjadi pengajar, tetapi juga sosok yang mampu mengenali perubahan dan menjadi tempat pertama bagi siswa untuk merasa didengar,” ujar Yesi.

Legislator dari Partai Demokrat ini menekankan, pemahaman mengenai deteksi dini depresi sangat krusial bagi guru. Dengan bekal pengetahuan tersebut, pendampingan terhadap siswa dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan penuh empati.

Menurut Yesi, kesehatan mental remaja merupakan isu strategis yang membutuhkan perhatian serius. Lingkungan sekolah harus mampu membangun karakter serta ketahanan mental para siswa agar tidak mudah goyah oleh berbagai tekanan.

Meski demikian, Yesi mengingatkan bahwa upaya menciptakan ekosistem belajar yang nyaman tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Diperlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah.

“Generasi yang sehat, cerdas, dan ceria lahir dari lingkungan yang peduli. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, tenaga kesehatan, dan pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan ruang belajar yang aman bagi setiap anak,” tuturnya.

Yesi optimistis Bimtek ini akan memberikan kontribusi nyata bagi para pendidik dalam menghadapi tantangan psikologis yang kian kompleks. Ia berharap para guru semakin tangguh dalam membimbing generasi muda agar mampu menatap masa depan dengan lebih optimis.