UKM

Stimulus Modal Kerja UMKM Dikritik

413
×

Stimulus Modal Kerja UMKM Dikritik

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

Jakarta- Peneliti Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengkritik rendahnya realisasi stimulus pemerintah terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Rendahnya penyaluran kredit modal kerja disebabkan tidak adanya pendampingan pemerintah kepada para pelaku UMKM. Hal ini membuat UMKM kesulitan dalam mengakses modal kerja dari perbankan.

Enny mengatakan persoalan pendamping tersebut mestinya bisa diselesaikan lebih dahulu.

“Kalau usaha itu bisa dibiayai dengan biaya yang lebih efisien, tidak mungkin pelaku UMKM berani ambil hutang dari bunga yang lebih tinggi. Bahkan pedangan pasar itu ambil di rentenir yang bunganya per hari. Belum sampai rumah mereka harus menyetor,” ujar Enny.

Diketahui pemerintah menyiapkan stimulus bagi UMKM dengan anggaran sebesar RP123,46 Triliun.