Tutup
NewsRegulasi

Mahyeldi : Akurasi Data Berperan dalam Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah

478
×

Mahyeldi : Akurasi Data Berperan dalam Optimalisasi Dana Transfer ke Daerah

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, data yang valid akan memastikan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) lebih optimal sesuai dengan kebutuhan daerah.

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa akurasi data menjadi faktor utama dalam optimalisasi Dana Transfer ke Daerah (TKD).

Menurutnya, data yang valid akan memastikan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) lebih optimal sesuai dengan kebutuhan daerah.

Saat membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang peningkatan akurasi data di Kantor Bappeda Sumbar, Kamis (30/1/2025), Mahyeldi mengingatkan seluruh OPD agar serius dalam memastikan validitas data.

Ia juga meminta OPD untuk aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait saat bertugas ke Jakarta guna mengamankan dukungan anggaran yang lebih maksimal.

“Dana bagi hasil harus berbasis data yang akurat. Kita juga berharap BPS lebih cepat merilis data agar dapat segera dimanfaatkan dalam penyusunan anggaran,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan bahwa distribusi DBH dan DAU memerlukan data yang akurat, terutama terkait realisasi penerimaan pajak serta indikator kinerja pajak daerah.

Proses penyampaian data juga harus berjalan sesuai ketentuan, misalnya dalam penghitungan DBH PPh dan DBH PBB, yang harus direkap oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan paling lambat akhir Agustus melalui konfirmasi dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Kepala BPKAD Sumbar, Rosail Akhyari Pardomuan, menambahkan bahwa dalam lima tahun terakhir, rata-rata porsi pendapatan transfer dari pusat mencapai 54,68%, sementara pendapatan asli daerah hanya 44,38%. Dengan kondisi ini, pemanfaatan data yang valid menjadi kunci agar Sumbar mendapatkan alokasi anggaran yang lebih optimal.

FGD ini turut dihadiri oleh Plh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sumbar, Budi Lesmana, serta perwakilan dari BPS, Ditjen Pajak, dan Bea Cukai. Diskusi ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan data yang lebih akurat dalam pengelolaan keuangan daerah.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Jangan lewatkan dividen saham bernilai jumbo dari anak usaha Astra. Yield dividen saham ini mencapai 12% lebih. Anak usaha Astra yang akan bayar dividen jumbo ini adalah PT Astra Graphia Tbk (ASGR). Pembayaran dividen ini diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025. Adapun RUPST PT Astragraphia digelar di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, Rabu (15/4/2026). Besaran dividen saham ASGR sebanyak…