Tutup
News

Kirim Misi Dagang ke Jepang, Kemendag Incar Peningkatan Penetrasi Pasar

245
×

Kirim Misi Dagang ke Jepang, Kemendag Incar Peningkatan Penetrasi Pasar

Sebarkan artikel ini
kirim-misi-dagang-ke-jepang,-kemendag-incar-peningkatan-penetrasi-pasar
Kirim Misi Dagang ke Jepang, Kemendag Incar Peningkatan Penetrasi Pasar

Jakarta – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia tengah mengintensifkan upaya untuk mempererat hubungan dagang dengan Jepang melalui serangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung dari 9 hingga 13 Juni 2025. Misi dagang ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor Indonesia ke Negeri Sakura.Delegasi Indonesia, yang dipimpin oleh Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti widya Putri, melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, berbagai asosiasi, serta pelaku usaha dari sektor energi terbarukan dan produk berkelanjutan. Sektor-sektor yang menjadi fokus utama meliputi bahan bangunan, dekorasi rumah, fesyen dan aksesori, makanan dan minuman, serta sektor lain yang dinilai memiliki potensi untuk memasuki pasar Jepang. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, turut mendampingi Wakil Menteri Perdagangan dalam misi penting ini.

Menurut keterangan resmi dari Kementerian Perdagangan, Roro menyatakan bahwa misi dagang ini bertujuan untuk memperkuat penetrasi pasar Jepang dan membangun jejaring bisnis yang solid antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang.”Melalui kegiatan ini, diharapkan kemitraan kedua negara makin kuat dan menguntungkan,” ujarnya.Ia menambahkan, “Selain itu, kami berharap terjadi sejumlah transaksi yang mampu mendorong peningkatan ekspor Indonesia ke Jepang.”

Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Konsul Jenderal RI Osaka, Atase Perdagangan RI Tokyo, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Osaka untuk memfasilitasi 27 pelaku usaha dalam pertemuan dengan calon pembeli melalui forum bisnis dan penjajakan bisnis (one on one business matching). Selain itu, dalam rangka partisipasi Indonesia pada Expo 2025 Osaka, Wakil Menteri Perdagangan akan memimpin kegiatan Kementerian Perdagangan di Paviliun Indonesia, yang menampilkan produk unggulan Indonesia dengan konsep berkelanjutan di area rolling exhibition dan presentasi produk di area forum bisnis.

“Kami bangga menjadi bagian dari partisipasi Indonesia di Expo 2025 Osaka,” kata Roro. “Ini akan menjadi momentum tepat untuk memberikan ekspose yang lebih luas lagi bagi produk-produk Indonesia ke mata dunia.”

Selama kunjungan kerja di Jepang, Wakil Menteri Perdagangan juga dijadwalkan untuk melakukan pertemuan bilateral di Tokyo dan Osaka dengan pihak Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) dan Sekretaris Jenderal ASEAN-Japan Center (AJC). Pertemuan juga akan dilakukan dengan Chamber of Commerce and Industry (CCI), Japan External Trade Organization (JETRO), dan Direksi Daikin Industries Ltd.

Fajarini Puntodewi menambahkan bahwa kemitraan antara Indonesia dan Jepang masih memiliki potensi besar untuk ditingkatkan. Jepang merupakan mitra dagang utama terbesar keempat bagi Indonesia.Dalam lima tahun terakhir, kinerja perdagangan bilateral mencatatkan tren positif sebesar 10,32 persen. Ekspor nonmigas Indonesia ke Jepang juga menunjukkan tren positif sebesar 8,80 persen pada periode yang sama. Jepang juga merupakan mitra investasi terbesar keenam bagi Indonesia, dengan total investasi sebesar 3,46 miliar dolar AS pada tahun 2024. Investasi Jepang di Indonesia mencakup berbagai sektor, termasuk elektronik.