Tutup
News

PSAT Bersiap IPO, Harga Lembar Saham Rp 850—Rp 900

298
×

PSAT Bersiap IPO, Harga Lembar Saham Rp 850—Rp 900

Sebarkan artikel ini
psat-bersiap-ipo,-harga-lembar-saham-rp-850—rp-900
PSAT Bersiap IPO, Harga Lembar Saham Rp 850—Rp 900

Jakarta – PT Pancaran Samudera transport Tbk (PSAT), perusahaan yang bergerak di bidang jasa pelayaran dan pengangkutan batu bara, mengumumkan rencana untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (IPO). Perusahaan berencana menawarkan sebanyak 222.353.000 lembar saham, yang setara dengan 15 persen dari total modal yang ditempatkan.

Menurut keterangan resmi, Rabu (25/6/2025), PSAT menetapkan harga penawaran saham perdana di kisaran Rp 850 hingga Rp 900 per lembar. “Artinya, perseroan akan menerima dana segar sebanyak-banyaknya sebesar Rp 200 miliar,” kata Direktur Utama PT pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT), Susanto.

Perusahaan yang telah beroperasi lebih dari satu dekade di perairan Nusantara ini juga akan melaksanakan program alokasi saham karyawan (ESA). Dalam program ini, perusahaan mengalokasikan maksimal 555.000 saham, atau sekitar 0,249 persen dari jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO. Program ESA ini telah ditetapkan berdasarkan Akta Nomor 27 tanggal 7 Maret 2025.

Dalam aksi korporasi ini, PSAT telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Susanto menyampaikan optimisme perusahaan bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk memasuki pasar saham Indonesia. Ia menambahkan bahwa industri jasa pelayaran dan pengangkutan batu bara memiliki prospek yang sangat positif, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi, baik di pasar domestik maupun ekspor.

“Permintaan batubara, terutama untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terus menunjukkan tren kenaikan,” ujar Susanto. “Hal ini mendorong tingginya kebutuhan akan layanan angkutan laut yang andal dan efisien. Menjadi perusahaan terbuka adalah salah satu komitmen kami untuk terus hadir menjadi salah satu solusi yang terbaik bagi mitra kami.”