Tutup
Jasa KeuanganNewsPerbankanRegulasi

M Irsyad Jadi Dirut Bank Nagari yang Baru

645
×

M Irsyad Jadi Dirut Bank Nagari yang Baru

Sebarkan artikel ini

Padang – Setelah menjalani proses yang cukup lama, hari ini, Kamis 13 Agustus 2020, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Nagari, M Irysad ditetapkan sebagai Direktur Utama Bank Nagari periode 2020-2024.

Selain M Irsyad, pemegang saham juga menetapkan Pemimpin Divisi Pemasaran Bank Nagari Sania Putra sebagai Direktur Keuangan, Pemimpin Divisi Kepatuhan Bank Nagari Restu Wirawan sebagai Direktur Kepatuhan, dan Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis Bank Nagari Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah.

Sedangkan untuk posisi Direktur Operasional telah lebih dahulu ditetapkan pada RUPS Februari 2020 lalu, yakni Syafrizal, yang juga menjabat sebagai Pjs Direktur Utama Bank Nagari dalam mengisi kekosongan kursi tersebut.

Sebelumnya, terjadi polemik terkait pemilihan Direksi Bank Nagari periode 2020-2024. Hal itu datang dari DPRD Sumbar yang menilai bahwa pemilihan Direksi Bank Nagari melanggar aturan, karena tidak berpedoman terhadap Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas Atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah.

Atas dasar itu, akhirnya pemegang saham kembali mengulang pemilihan Direksi Bank Nagari melalui tim Panitia Seleksi (Pansel) sesuai dengan aturan yang berlaku.

Hasilnya, ada 15 nama yang lolos administrasi, dan selanjutnya 11 nama lolos dari Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) tim Pansel.

Namun, dari ke-11 nama itu, tidak diketahui, bagaimana pengajuan terhadap empat nama Calon Direksi yang terpilih tersebut, hingga dinyatakan lolos dari UKK dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

Walaupun telah mendapatkan hasil dari tim Pansel, namun DPRD Sumbar masih mengkritik hasil dari tim Pansel tersebut.

Hal itu tertuang dalam penyampaian interpelasi terhadap Gubernur Sumbar, yang memberikan rekomendasi agar hasil dari tim Pansel itu ditinjau ulang, karena tidak sesuai dengan rencana Bank Nagari yang akan melakukan konversi menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

Pasalnya, dalam penyampaian interpelasi itu, DPRD Sumbar menilai tidak sejalan dengan Konversi Bank Syariah, lantaran tidak ada satupun Calon Direksi yang berpengalaman di bidang Perbankan Syariah.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…