Jakarta – PT Ajaib Sekuritas Asia mengambil langkah hukum sebagai respons terhadap dugaan penyebaran informasi yang tidak akurat terkait sengketa transaksi saham senilai Rp 1,8 miliar dengan salah satu investor ritelnya, Niyo. Perusahaan berdalih bahwa tindakan ini diperlukan untuk menjaga kepercayaan terhadap integritas pasar modal.
Ajaib Sekuritas mengklaim bahwa transaksi yang dipermasalahkan adalah sah dan dilakukan melalui perangkat nasabah yang terpercaya. Klaim ini diperkuat dengan adanya catatan log sistem yang dikeluarkan oleh pihak independen.
Direktur Utama Ajaib Sekuritas, Juliana, menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya menyelesaikan masalah ini melalui berbagai cara, termasuk mediasi melalui Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan (LAPS SJK). “Sejak awal, Ajaib mengedepankan pendekatan dialog. Penyelesaian secara langsung telah ditempuh melalui pertemuan dengan nasabah, komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan saat ini dilanjutkan dengan pengajuan mediasi resmi melalui LAPS SJK,” ujarnya pada Senin (4/8/2025).Juliana menambahkan bahwa pihaknya percaya penyelesaian terbaik akan lahir dari itikad baik dan dialog. “Kami percaya bahwa penyelesaian terbaik lahir dari itikad baik dan dialog. Itu sebabnya kami memilih jalur musyawarah sebagai langkah pertama, bukan terakhir,” tambahnya.
Namun,perusahaan menilai bahwa penyebaran informasi yang tidak akurat dan berulang berpotensi merusak kepercayaan terhadap pasar modal. Langkah hukum ini diambil sebagai respons untuk menghentikan praktik yang merugikan dan mencegah preseden buruk di industri.
“Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab kami untuk merespons pemberitaan yang menyesatkan terhadap perusahaan dan untuk melindungi tim kami dari dampak pribadi dan profesional yang ditimbulkan,” lanjut Juliana.
Saat ini, Ajaib Sekuritas menempuh tiga jalur penyelesaian secara paralel, yaitu mediasi melalui LAPS SJK, komunikasi dengan regulator, serta langkah hukum berdasarkan masukan dari konsultan hukum. Perusahaan menilai bahwa masalah ini bukan lagi sekadar perbedaan pandangan, tetapi telah berkembang menjadi upaya sistematis untuk membentuk narasi yang tidak sesuai dengan fakta.Juliana menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah. “Ini bukan keputusan yang kami ambil dengan ringan.Namun kami berkewajiban merespons secara proporsional dan sesuai hukum,” tegasnya.
Ajaib Sekuritas mengajak semua pihak untuk fokus pada tujuan bersama, yaitu membangun industri investasi digital yang sehat, aman, dan terpercaya. Perusahaan menekankan potensi besar pasar modal Indonesia yang perlu dijaga bersama melalui kolaborasi dan kepatuhan terhadap regulasi.







