Tutup
News

BRI Life Perluas Perlindungan Kesehatan Nasabah ke Mancanegara

339
×

BRI Life Perluas Perlindungan Kesehatan Nasabah ke Mancanegara

Sebarkan artikel ini
klaim-kesehatan-lintas-negara-bukan-lagi-mimpi
Klaim Kesehatan Lintas Negara Bukan Lagi Mimpi

Jakarta – PT Asuransi BRI Life mengambil langkah strategis untuk memperluas perlindungan nasabah ke tingkat global. Hal ini diwujudkan melalui kemitraan dengan International Assistance, sebuah perusahaan penyedia layanan jaringan medis global yang berbasis di Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Kemitraan ini bertujuan untuk memberikan layanan berstandar internasional bagi nasabah BRI Life.

Menurut keterangan resmi dari BRI Life pada Jumat (22/8/2025),kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan perlindungan bagi para nasabahnya.

Direktur Utama BRI Life, Aris hartanto, menjelaskan bahwa kerja sama ini akan mempermudah proses administrasi klaim kesehatan lintas negara secara profesional dan efisien. “Kerja sama ini membuka peluang besar bagi kami untuk menghadirkan layanan dengan standar internasional, sekaligus memperluas kapabilitas perusahaan dalam menjawab tantangan global,” ujarnya.Aris meyakini bahwa pengalaman dan jaringan internasional yang dimiliki International Assistance akan memberikan layanan yang lebih komprehensif, tepercaya, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. “Kerja sama ini diharapkan menjadi aktualisasi arah transformasi BRI Life menuju institusi asuransi jiwa yang adaptif dan inovatif,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Aris menambahkan bahwa keberhasilan sebuah perusahaan asuransi tidak hanya ditentukan oleh kekuatan finansial, tetapi juga oleh kemampuan untuk memahami kebutuhan nasabah, membangun kepercayaan, serta memberikan nilai tambah secara berkelanjutan.

Sementara itu, managing Director international Assistance, Ravi Kanason, mengungkapkan bahwa tren masyarakat Indonesia dalam mencari layanan kesehatan di luar negeri semakin meningkat. “Dengan berkembangnya informasi mengenai layanan kesehatan global, masyarakat semakin selektif dalam memilih rumah sakit luar negeri berdasarkan kualitas, fasilitas, serta hasil pengobatan yang ditawarkan,” pungkas ravi pada Jumat (22/8/2025).