Tutup
News

Sumbar Genjot Pertanian Modern, Rangkul Petani Milenial!

435
×

Sumbar Genjot Pertanian Modern, Rangkul Petani Milenial!

Sebarkan artikel ini
sumbar-cerdas-bertani,-rahmat-saleh-dorong-milenial-kembangkan-pertanian-modern
Sumbar Cerdas Bertani, Rahmat Saleh Dorong Milenial Kembangkan Pertanian Modern

Padang – anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, gencar mendorong regenerasi petani di Sumatera Barat melalui program “Sumbar Cerdas Bertani”. Program ini bertujuan menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian modern.Rahmat menegaskan pentingnya modernisasi pertanian untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen saat berbicara di acara AgriYouth Talks, Auditorium Gubernuran, Kamis (18/9/2025).

“Sumbar Cerdas Bertani bukan sekadar program, tapi sebuah gerakan,” tegas Rahmat. Ia menekankan peran penting petani milenial sebagai penggerak utama dalam adaptasi teknologi pertanian.

Menurut Rahmat, pola pertanian tradisional seringkali menyebabkan biaya produksi membengkak. Pemanfaatan teknologi, kata dia, dapat menekan biaya dan meningkatkan hasil panen secara signifikan.

Program “Sumbar Cerdas Bertani” dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara anak muda dan sektor pertanian.Tujuannya adalah menciptakan generasi petani milenial yang melihat pertanian sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

“Kita ingin generasi muda melihat pertanian sebagai masa depan,” kata Rahmat. Ia berharap anak muda berani mengelola lahan, memanfaatkan teknologi, dan membangun jaringan pasar yang luas.

Rahmat juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah, pihak swasta, dan akademisi harus bersinergi untuk meningkatkan kapasitas petani.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang turut hadir, mengungkapkan kebutuhan jagung Sumbar mencapai 2,4 juta ton per tahun. Namun, produksi lokal baru mampu memenuhi 40 persen dari total kebutuhan tersebut.”Ini peluang besar bagi generasi muda untuk terjun langsung,” ujar Mahyeldi. Ia juga menyoroti potensi komoditas ekspor unggulan seperti gambir dan manggis.

Direktur Utama Paten Mekar tani, Ari Irpendi, menyatakan AgriYouth Talks menggandeng mahasiswa untuk belajar pertanian modern. Pihaknya telah menandatangani MoU dengan Pemprov Sumbar dan tiga universitas.”Mahasiswa akan menjalani praktik kerja lapangan selama enam bulan di lahan kami,” jelas Ari. saat ini, Paten Mekar Tani mengelola sekitar 250 hektar lahan jagung di Padang Pariaman dengan teknologi modern.