Tutup
EkonomiEnergiInvestasiPerbankan

Harga Minyak Dunia Stabil Dibayangi Risiko Pasokan dan Geopolitik

656
×

Harga Minyak Dunia Stabil Dibayangi Risiko Pasokan dan Geopolitik

Sebarkan artikel ini
harga-minyak-dunia-stabil-dibayangi-risiko-pasokan-dan-geopolitik
Harga Minyak Dunia Stabil Dibayangi Risiko Pasokan dan Geopolitik

Jakarta – Harga minyak dunia menunjukkan stabilitas pada perdagangan hari ini, Selasa (23/9), di tengah tensi geopolitik global yang masih tinggi. Investor global terus memantau dampak konflik di Timur Tengah dan Rusia terhadap pasar energi.

Harga minyak mentah Brent tercatat stabil di level US$66,56 per barel.

sementara itu, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mengalami kenaikan tipis sebesar 2 sen, menjadi US$62,29 per barel.

Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah dua rumah sakit di Gaza dilaporkan tidak beroperasi akibat serangan dari Israel.

Tank-tank Israel dilaporkan semakin masuk ke wilayah Gaza.

Di forum PBB, puluhan pemimpin dunia menyatakan dukungan untuk pembentukan negara Palestina, langkah yang ditentang keras oleh Israel dan Amerika Serikat.

Di sisi lain, Ukraina meningkatkan serangan drone ke fasilitas energi Rusia, dengan target utama kilang dan terminal ekspor.Uni Eropa berencana mempercepat larangan impor gas alam cair (LNG) dari rusia sebagai bagian dari sanksi ekonomi.

“Pasar minyak relatif stabil karena mencerna upaya Uni Eropa membatasi pasokan dari Rusia,” ujar analis ANZ, Daniel Hynes.

Negara-negara NATO menuduh Rusia melanggar wilayah udara Estonia dan Polandia.

Inggris memperingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi memicu konflik bersenjata.

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menguasai pemukiman Kalynivske di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina.

Ekspor minyak mentah arab Saudi pada bulan Juli tercatat sebagai yang terendah dalam empat bulan terakhir.

Irak, sebagai produsen minyak terbesar kedua di OPEC, meningkatkan ekspor minyaknya sesuai dengan kesepakatan OPEC+.