Tutup
RegulasiTeknologi

PLN Sumbar Terus Berupaya Tingkatkan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Listrik Desa

1145
×

PLN Sumbar Terus Berupaya Tingkatkan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Listrik Desa

Sebarkan artikel ini
Foto: Internet

PADANG – Untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi dan Rasio Listrik Desa, PLN Induk Wilayah Sumatera Barat terus melakukan upaya di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam tahun 2020 saja PLN UIW Sumbar telah berhasil mengalirkan listrik di 19 desa yang tersebar di Provinsi Sumatera Barat. Dengan langkah ini PLN Sumbar berhasil meningkatkan Rasio Elektrifikasi hingga kuartal IV-2020 sebesar 98.81 persen. Meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai angka 97.33 persen.

General Manager PLN UIW Sumbar Bambang Dwiyanto mengatakan, Demi mempercepat rasio elektrifikasi di Sumbar, Setidaknya sudah ada 666 kepala keluarga (KK) baru yang ada di 19 desa tersebut yang telah menjadi pelanggan baru dari PLN.

“Dalam satu tahun PLN Sumbar berhasil melistriki 19 desa yang tersebar di Kabupaten Solok, Kepulauan Mentawai, Agam, Lima Puluh Kota, dan Pesisir Selatan. Semoga hadirnya listrik dapat memberikan dampak positif, dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa,” jelas Bambang Dwiyanto dikutip dari Harianhaluan.com.

PLN UIW Sumbar telah membangun berbagai infratruktur pendukung untuk mengaliri listrik di 19 desa, diantaranya jaringan tegangan menengah (JTM) sepanjang 117,852 kilometer sirkuit (kms) dan dibangun sebanyak 27 gardu dengan kapasitas daya 1700 kiloVolt Ampere (kVA), dan jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 75,536 kilometer sirkuit (kms).

Untuk tahun 2021 ini PLN Sumbar sendiri telah menargetkan 4 desa baru yang akan teraliri listrik, Sebagian besar desa tersebut berada di sekitaran siberut, dengan langkah ini diharapkan pertumbuhan rasio berlistrik diperkirakan menjadi 99,74 persen pada akhir Desember 2021.

Dalam meningkatkan rasio elektrifikasi disumbar masih terkendala kondisi cuaca, medan yang sulit dilalui, dan ditambah lagi pandemi saat ini. Hal ini diakui sedikit menghambat untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Namun dengan dukungan berbagai pihak, PLN optimis seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati listrik untuk mendukung pembangunan masyarakat.

 

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Pergerakan harga emas terpantau mengalami fluktuasi sejak awal tahun 2026. Meski begitu, emas masih menjadi salah satu portofolio investasi yang dipilih investor. Berdasarkan data Trading Economics, harga emas dunia pada 2 Januari di level sekitar US$ 4.300 per troy ons. Lalu pada 28 Januari harga sempat menyentuh sekitar US$ 5.400 per troy ons. Berikutnya pada 23 Maret 2026 harga bergerak ke level sekitar US$ 4.400 per…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis (16/4/2026), sejalan dengan sentimen positif dari bursa global. Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik 1,04% atau 79,284 poin ke level 7.702,870. Sebanyak 393 saham menguat, 135 saham melemah, dan 176 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat mencapai 3,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun. Baca Juga: Rupiah Dibuka…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada Kamis (16/4/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.888.000. Harga emas Antam itu turun Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (15/4/2026) yang berada di level Rp 2.893.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.674.000 per gram. Harga…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) menganggarkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sekitar US$ 2,1 juta pada tahun 2026. Dana ini difokuskan untuk mendukung peningkatan operasional pabrik sekaligus menjaga daya saing Latinusa di tengah kondisi pasar yang masih menantang. Dari total anggaran tersebut, alokasi capex akan digunakan untuk machinery & equipment sebesar US$ 1,8 juta dan supporting equipment…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan, sejumlah emiten dengan arus kas kuat semakin agresif melakukan aksi korporasi berupa pembelian kembali atau buyback saham. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus mencerminkan keyakinan manajemen terhadap fundamental perusahaan. Deretan Emiten Lakukan Buyback Saham Terbaru, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)…