Tutup
EnergiKonsumenPerbankanRegulasi

Bahlil Sidak BBM Jatim, Kualitas Minyak Terpantau Memenuhi Standar

236
×

Bahlil Sidak BBM Jatim, Kualitas Minyak Terpantau Memenuhi Standar

Sebarkan artikel ini
hasil-sidak-bahlil-soal-masalah-bbm-di-jatim:-kualitas-minyak-baik
Hasil Sidak Bahlil soal Masalah BBM di Jatim: Kualitas Minyak Baik

Malang – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU Pertamina di Jawa Timur, Rabu (29/10).

Sidak ini dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait kualitas Pertalite yang menyebabkan mesin kendaraan bermotor “brebet”.Bahlil melakukan pengecekan langsung di SPBU 26 Pertamina Asrikaton, Pakis, Malang, Jawa Timur.Ia didampingi tim dari Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). SPBU ini menjadi salah satu yang dilaporkan menjual Pertalite tidak sesuai standar.

“Kami baru saja selesai mengecek di SPBU 26 Malang. Berdasarkan hasil sampel, kualitas minyak sesuai standar dan baik untuk digunakan,” ujar Bahlil dalam keterangan resmi.

Kementerian ESDM bersama Lemigas juga menurunkan tim untuk memeriksa SPBU lain di Jawa Timur, termasuk gresik, Surabaya, dan Lamongan. Pemeriksaan ini merupakan respons atas laporan masyarakat.

“Untuk beberapa SPBU yang dicurigai ada campuran air di Surabaya, Gresik, dan Lamongan, tim sudah turun. Hasil pemeriksaan seluruh SPBU akan kami rapatkan besok pukul 11,” kata Bahlil.Pemerintah akan menindak tegas pihak yang terbukti melanggar aturan penyaluran dan pengelolaan BBM.

“Kalau benar ada kejadian dan dilakukan oleh Pertamina,pemerintah tidak segan-segan memberikan sanksi tegas,” tegas Bahlil.

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan mutu bahan bakar dan standar operasional pelayanan di lapangan.Pemerintah ingin memastikan bahan bakar yang dikonsumsi masyarakat memenuhi kualifikasi yang berlaku.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Laode sulaeman melaporkan hasil pemeriksaan kualitas BBM di SPBU Gresik dan Surabaya.

“Hasil uji di dua SPBU menunjukkan tidak ditemukan kandungan air dalam BBM. Seluruh sampel menunjukkan kondisi baik dan memenuhi standar,” jelas Laode.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerima aduan dari konsumen terkait Pertalite yang diduga menyebabkan gangguan pada mesin kendaraan.Keluhan datang dari Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Surabaya, Sidoarjo, dan Malang.

PT Pertamina Patra Niaga menyampaikan permintaan maaf atas masalah ini.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh konsumen yang mengalami ketidaknyamanan,” ujar Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dalam keterangan resmi.

Pertamina akan segera melakukan investigasi menyeluruh.

Mars Ega menambahkan, hasil uji laboratorium menunjukkan produk Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya sesuai standar mutu.

Namun, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan investigasi lanjutan di tingkat SPBU untuk memastikan kualitas di jalur distribusi.

“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan secara bertanggung jawab. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui SPBU terakhir tempat pembelian BBM atau menghubungi Pertamina contact Center 135 melalui telepon, email, atau DM media sosial,” pungkasnya.