Tutup
BisnisEkonomiNews

Pertamina Pacu UMKM Berkembang Lewat Pertapreneur Aggregator

236
×

Pertamina Pacu UMKM Berkembang Lewat Pertapreneur Aggregator

Sebarkan artikel ini
pertamina-perkuat-pondasi-bisnis-30-umkm-yang-lolos-seleksi-pertapreneur-aggregator-2025
Pertamina Perkuat Pondasi Bisnis 30 UMKM yang Lolos Seleksi Pertapreneur Aggregator 2025

Jakarta – PT pertamina (Persero) telah menyeleksi 30 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengikuti program Pertapreneur Aggregator 2025.

Puluhan UMKM ini akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam program tersebut.

Vice President Corporate Interaction Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa 30 UMKM ini terpilih dari 100 peserta.

Mereka lolos setelah mengikuti proses deep dive interview secara daring pada 19 November 2025.

“Kami telah menyeleksi dan terpilih 30 UMKM terbaik untuk melanjutkan ke tahap bootcamp dan mentoring,” kata Baron dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025).

Tahap deep dive interview bertujuan menggali lebih dalam kekuatan bisnis, performa penjualan, strategi pengembangan usaha, serta kesiapan UMKM dalam kolaborasi.

Penilaian dilakukan berdasarkan tujuh aspek utama.

Aspek tersebut meliputi kesiapan kolaborasi, kepemimpinan, omzet dan keuangan, strategi pengembangan usaha, produk unggulan, target pasar, serta model bisnis.

“Melalui program ini, kami memastikan UMKM yang terpilih memiliki fondasi bisnis yang kuat dan potensi untuk berkembang lebih besar,” ujar Baron.

Baron menambahkan, program Pertapreneur Aggregator 2025 sejalan dengan Astacita poin ke-3 Pemerintahan Prabowo-Gibran.

Poin tersebut yaitu memperkuat sektor UMKM, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperluas penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami berharap UMKM memiliki akses kolaborasi yang lebih luas dalam rantai pasok nasional maupun global,” imbuhnya.

Pertapreneur Aggregator merupakan tahap pembinaan lanjutan bagi UMKM yang telah aktif berkolaborasi dengan pelaku usaha lain.

Dalam program ini, setiap agregator akan mendapatkan pendampingan langsung dari mentor berpengalaman.

Pendampingan ini bertujuan untuk pengelolaan usaha agar lebih profesional dan berdampak lebih luas bagi UMKM dan lingkungan.

“Pertamina terus memperkuat peran strategis dalam pengembangan UMKM, karena UMKM memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi,” jelas Baron.

“UMKM bukan hanya penggerak ekonomi lokal, tetapi juga pilar penting untuk membangun daya saing bangsa secara global,” lanjutnya.

Selanjutnya, 30 semifinalis UMKM akan mengikuti tahap bootcamp dan mentoring intensif selama satu minggu.

Tahap ini sebagai persiapan menuju sesi final pitching.

Pada tahap akhir seleksi, akan dipilih 10 UMKM terbaik sebagai pemenang Pertapreneur Aggregator 2025.

“Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM indonesia melalui peningkatan kapasitas produksi, standardisasi kualitas, serta perluasan akses distribusi agar mampu bersaing di pasar nasional hingga global,” pungkas Baron.