Regulasi

IHSG Rawan Koreksi: Aksi Ambil Untung Akhir Tahun Jadi Pemicu

325
×

IHSG Rawan Koreksi: Aksi Ambil Untung Akhir Tahun Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak konsolidatif pada perdagangan Senin (29/12/2025). Minimnya katalis ekonomi jangka pendek dan aksi ambil untung menjelang akhir tahun menjadi penyebabnya.

Pada penutupan perdagangan Rabu (24/12/2025), IHSG tercatat melemah 0,55% atau 46,97 poin, berakhir di level 8.537,91. Pergerakan indeks cenderung sideways hingga melemah, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar.

Analis Investasi Edvisor Profina Visindo, Indy Naila, menilai bahwa IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi.

“IHSG bergerak cukup sideways ke melemah karena sentimen data ekonomi belum terlalu menggerakkan market dalam jangka pendek dan sudah terjadi beberapa kali aksi take profit,” jelas Indy.

Kondisi ini membuat ruang gerak indeks relatif terbatas dalam waktu dekat.

Indy memperkirakan IHSG berpotensi menguji level 8.414 hingga 8.649.

Dengan kondisi pasar yang masih cenderung sepi dan volatilitas terbatas, investor disarankan untuk tetap selektif dalam memilih saham.

Selain itu, disiplin dalam menerapkan manajemen risiko juga penting, sambil menunggu katalis baru yang berpotensi muncul setelah libur akhir tahun.

Regulasi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyatakan telah menggelar penawaran umum terbatas kepada pemegang saham perusahaan dalam rangka Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue untuk membeli sebanyak 13.282.271.875 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Angka ini mewakili 33,33% dari jumlah saham ENRG yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD IV…