Bursa Saham

Jumlah Investor Tembus 30 Juta, Transaksi Saham di BEI Melonjak 32,98%

46
×

Jumlah Investor Tembus 30 Juta, Transaksi Saham di BEI Melonjak 32,98%

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar data perdagangan Bursa Efek Indonesia yang menunjukkan grafik kenaikan IHSG
Bursa Efek Indonesia mencatat lonjakan aktivitas perdagangan dengan penguatan IHSG sebesar 2,78%.

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lonjakan signifikan pada aktivitas perdagangan selama periode 3–7 Agustus 2026. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,78% ke level 6.409,654, didorong oleh peningkatan volume dan frekuensi transaksi saham.

Rata-rata volume transaksi harian melonjak 32,98% menjadi 39,95 miliar saham dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebesar 30,04 miliar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi harian turut meningkat 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi.

Penguatan IHSG tersebut berdampak positif terhadap kapitalisasi pasar BEI yang tumbuh 2,64%. Nilai kapitalisasi pasar bursa domestik kini mencapai Rp 11.212 triliun, naik dari posisi sebelumnya di angka Rp 10.923 triliun.

Di tengah optimisme pasar, investor asing mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp 1,24 triliun pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Namun, secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih membukukan nilai jual bersih sebesar Rp 71,29 triliun.

Basis investor di Indonesia juga terus mengalami perluasan pesat. BEI secara resmi mencatat jumlah investor pasar modal telah melampaui angka 30 juta Single Investor Identification (SID).

Hingga penutupan perdagangan Jumat (7/8/2026), jumlah investor pasar modal mencapai 30.274.265 SID. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 48,78% secara year-to-date (YtD) sepanjang tahun 2026.

Segmen investor saham juga mencatatkan rekor dengan menembus angka 10 juta SID. Tercatat sebanyak 10.052.059 SID telah terdaftar, meningkat 16,83% dibandingkan posisi akhir tahun 2025.

Pertumbuhan jumlah investor ini menjadi indikator keberhasilan BEI dalam memperdalam basis pasar modal domestik. Bursa kini fokus meningkatkan kualitas pasar melalui penguatan hubungan antara emiten dan investor.

Langkah strategis tersebut diimplementasikan melalui rangkaian Surabaya Investor Meeting and Connectivity 2026 yang digelar pada Rabu (5/8/2026). Forum ini mempertemukan tujuh emiten dengan investor untuk mendiskusikan kinerja dan strategi bisnis secara langsung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari 8 Aksi Reformasi Pasar Modal Indonesia. Fokus utamanya adalah mendukung peningkatan free float perusahaan tercatat guna memperbaiki likuiditas perdagangan.

BEI juga menyasar edukasi bagi kelompok investor muda guna memastikan keberlanjutan partisipasi pasar. Salah satunya melalui kegiatan kuliah tamu di STIESIA Surabaya pada Kamis (6/8/2026) yang diikuti oleh 250 peserta.

Ke depan, BEI berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ini agar tetap berkelanjutan. Pihak otoritas bursa berharap peningkatan jumlah investor akan terus diiringi dengan peningkatan aktivitas perdagangan yang berkualitas di pasar modal Indonesia.