Tutup
AgrobisnisNewsRegulasi

Pemkab Pessel Targetkan Produksi Jagung 204 ribu Ton Sepanjang 2022

983
×

Pemkab Pessel Targetkan Produksi Jagung 204 ribu Ton Sepanjang 2022

Sebarkan artikel ini

Pessel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) menargetkan sepanjang tahun 2022 produksi jagung bisa menyentuh angka 204 ribu ton.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pessel Madrianto mengatakan, target 204 ribu ton itu usai melihat potensi, hingga geliat dari para petani untuk bertanam jagung di daerah tersebut.

“Kita melihat, pada sejumlah daerah, banyak masyarakat Pesisir Selatan yang bertanam jagung sebagai tujuan pertaniannya,” kata Madrianto di Pessel, Senin (21/2).

Dia menerangkan, saat ini Pessel tercatat sebagai daerah penghasil jagung terbesar nomor dua di Sumbar dari 19 Kabupaten dan Kota.

“Hingga sekarang, potensi itu masih terus (kita) kembangkan. Sebelumnya target 185 ton pada tahun 2021, sekarang dinaikkan menjadi 204 ton pada tahun 2022,” jelasnya.

Sejauh ini, setidak ada potensi produksi jagung itu tersebar pada 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pessel.

Potensi itu ada di daerah seperti, Kecamatan Lunang, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kecamatan Sutera, dan Kecamatan Sutera.

“Namun, potensi ini bukan berarti menghilangkan padi sebagai lumbung pangan. Sejak 2019 luas lahan ini tercatat mencapai 23.885 hektar,” pungkasnya.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com – JAKARTA. Nilai tukar rupiah masih berada dalam tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menjelang paruh kedua tahun 2026. Meski berbagai langkah stabilisasi telah ditempuh oleh Bank Indonesia (BI), sejumlah ekonom menilai penguatan rupiah secara berkelanjutan masih menghadapi tantangan besar dari faktor eksternal maupun domestik. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggpan atas dampak rencana penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Melalui beleid tersebut, aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA bakal melalui satu pintu. Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, pihaknya memahami bahwa pemerintah berencana menerbitkan PP Tata Kelola Ekspor SDA untuk memperkuat tata kelola…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Saham bank berkapitalisasi besar alias big banks selama sepekan lalu masih menjadi saham yang paling banyak dijual asing. Aksi jual asing tersebut membuat pergerakan saham emiten big banks kompak ikut menurun. Diantara saham big banks yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham yang turun paling tajam adalah saham…