Tutup
EnergiPerbankan

Pertamina Datangkan Minyak Aljazair, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

162
×

Pertamina Datangkan Minyak Aljazair, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Sebarkan artikel ini
pertamina-boyong-1-juta-barel-minyak-mentah-dari-aljazair-ke-indonesia
Pertamina Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Indonesia

Jakarta – Kabar baik datang dari sektor energi.PT Pertamina (Persero) berhasil mendatangkan 1 juta barel minyak mentah dari Aljazair, Afrika Utara.

Kapal MT Spyros yang membawa muatan berharga itu telah bersandar di perairan selatan Cilacap.

Minyak mentah ini berasal dari Wilayah Kerja (WK) Migas yang dikelola oleh Pertamina Internasional Eksplorasi & Produksi (PIEP), bagian dari Subholding Upstream Pertamina.

Pengiriman ini menandai selesainya pelayaran laut selama lebih dari sebulan, dimulai sejak 24 Desember 2025.

Kapal tersebut terhubung langsung dengan Control Room RU IV Cilacap, memastikan seluruh proses terpantau dan terintegrasi.

Kehadiran kapal ini juga menunjukkan kesiapan infrastruktur Pertamina dalam menerima dan mengolah pasokan minyak mentah secara andal dan profesional.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menekankan pentingnya pengiriman minyak mentah ini sebagai awal baru operasi Pertamina di Afrika utara.

Hal ini menyusul perpanjangan Kontrak Bagi hasil Produksi Blok 405A yang menjamin kelangsungan operasional selama 25 tahun ke depan.

“Bersandarnya kapal yang telah mengarungi samudera sebulan lebih ini menjadi harapan untuk visi ketahanan energi nasional,” ujar Simon dalam sambutannya di Grha Pertamina, Jakarta.

“Ini merupakan bukti nyata Pertamina dalam mewujudkan amanah Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” imbuhnya.

Simon juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-entitas untuk memperkuat operasional dan mencapai target bersama.

Pengapalan minyak mentah ini mencerminkan sinergi antar entitas di Pertamina, melibatkan PT Pertamina Internasional EP sebagai produsen, Pertamina International Shipping sebagai pelaksana pengapalan, dan Kilang Pertamina Internasional sebagai pembeli dan pengelola kilang dalam negeri.

“Sinergi ini telah mampu memperkuat posisi Indonesia di rantai pasok energi global, membuktikan Indonesia mampu berdiri di kaki sendiri,” tegas Simon.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwira Pertamina atas dedikasi dan kerja keras mereka.

Menurut Iriawan, keberhasilan ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.

“Saya ucapkan selamat dan apresiasi, serta mengimbau agar terus melanjutkan kerja dengan produktif dan memerhatikan rambu-rambu HSSE sebagai bagian dari prinsip dan budaya kerja Pertamina,” pungkasnya.