Tutup
KoperasiPerbankan

TORASERA Kubu Raya Bangkitkan Koperasi, Ekonomi Desa Menguat

327
×

TORASERA Kubu Raya Bangkitkan Koperasi, Ekonomi Desa Menguat

Sebarkan artikel ini
torsera-ponpes-di-kubu-raya-jadi-pusat-distribusi-kopdes-merah-putih
Torsera Ponpes di Kubu Raya Jadi Pusat Distribusi Kopdes Merah Putih

Kubu Raya – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan Toko Rakyat Serba ada (TORASERA) di Pondok pesantren Abdusalam, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (9/2).

TORASERA ini diharapkan menjadi model nasional yang akan direplikasi di berbagai daerah.

Menkop Ferry Juliantono mengatakan TORASERA bukan sekadar toko ritel, tetapi menjadi pusat distribusi, agregator, sekaligus hub ekonomi rakyat.

Pengembangan TORASERA sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembalikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional.

Pemerintah, kata Ferry, kini hadir lebih kuat dalam mengatur arah dan praktik ekonomi nasional dengan menempatkan koperasi sebagai instrumen utama ekonomi kerakyatan.

TORASERA dirancang sebagai upaya membangun ekosistem koperasi yang kuat, efisien, dan berkelanjutan.

Caranya, melalui kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan (kopdes) Merah Putih.

Dalam skema ini, koperasi pesantren berperan sebagai mitra sekaligus “kakak asuh” bagi koperasi desa, dengan fokus pada penguatan manajemen, model bisnis, dan operasional usaha.

Fungsinya tidak hanya menjual kebutuhan pokok dan barang bersubsidi, tetapi juga menjadi offtaker produk petani, nelayan, UMKM, serta menyalurkan program-program pemerintah agar lebih tepat sasaran.

Koperasi desa dan TORASERA diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan ekonomi masyarakat desa.

Mulai dari mahalnya harga kebutuhan pokok, panjangnya rantai distribusi, hingga jeratan pinjaman ilegal.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah program strategis nasional. Kita ingin menciptakan perputaran uang di desa, menumbuhkan ekonomi lokal, dan pada akhirnya memperkuat perekonomian nasional,” tegasnya.