Tutup
News

TMMD Bangun Infrastruktur, Ekonomi Nagari Bergerak Maju

202
×

TMMD Bangun Infrastruktur, Ekonomi Nagari Bergerak Maju

Sebarkan artikel ini
dandim-0311/pessel-:-tmmd-bukan-sekadar-bangun-fisik,-tapi-sejahterakan-rakyat
Dandim 0311/Pessel : TMMD Bukan Sekadar Bangun Fisik, Tapi Sejahterakan Rakyat

Pesisir Selatan – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus menjadi penggerak utama pembangunan di berbagai desa.

TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik. Program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sinergi antara pembangunan fisik dan non-fisik membuka peluang baru bagi masyarakat pedesaan untuk meningkatkan taraf hidup.Perbaikan akses jalan,jembatan,hingga pembangunan talut menjadi langkah strategis untuk menghubungkan desa-desa terisolasi dengan pusat perekonomian.

Komandan Kodim 0311/Pessel, Letkol Czi Theodorus Sambua, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur TMMD berdampak langsung pada kelancaran distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan produk UMKM.

“TMMD membangun atau memperbaiki jalan, jembatan, dan talut yang membuka akses ekonomi desa terisolasi, sehingga memudahkan pengangkutan hasil produksi masyarakat,” ujarnya.

Satgas TMMD juga aktif menggelar penyuluhan dengan tema “langkah Nyata Mengembangkan usaha Nagari”.

Kegiatan ini memberikan pembekalan kepada pelaku UMKM, mulai dari manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga penguatan kapasitas produksi.

Dandim menyebutkan bahwa tujuan utama TMMD adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara langsung dan berkelanjutan.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya membangun sarana prasarana, tetapi juga memperkuat sumber daya manusia agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi.

“TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa,” tegasnya.

Saat ini, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0311/Pessel tengah mempercepat pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Suharti di Nagari Talaok.

Sertu Deri Putra selaku koordinator mengungkapkan, percepatan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan rehab RTLH berjalan sesuai waktu yang ditentukan selama 30 hari pelaksanaan TMMD.