Tutup
PerbankanTransportasi

Tol Yogyakarta-Solo Dibuka, Mudik Lebaran Makin Cepat

225
×

Tol Yogyakarta-Solo Dibuka, Mudik Lebaran Makin Cepat

Sebarkan artikel ini
tol-prambanan-purwomartani-dibuka-fungsional-13-maret
Tol Prambanan-Purwomartani Dibuka Fungsional 13 Maret

Yogyakarta – Kabar gembira bagi para pemudik! Tol Yogyakarta-solo ruas Prambanan-Purwomartani akan dibuka fungsional mulai 13 Maret mendatang.

Pembukaan jalur sepanjang 11,48 kilometer ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY, Chrestina Erni widyastuti, menyampaikan informasi ini usai rapat koordinasi dengan berbagai pihak.

Namun,perlu dicatat,ruas tol ini hanya akan beroperasi satu arah,yaitu menuju Yogyakarta selama arus mudik.

“Fungsionalnya nanti adalah out (keluar), bukan in (masuk),” tegas Erni, Kamis (19/2).

Menurutnya, arus balik dari Yogyakarta ke Solo belum memungkinkan karena infrastruktur pendukung, terutama U-turn, belum siap.

Pemerintah daerah (Pemda) DIY mengacu pada data penurunan angka pemudik 2026 dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kemenhub memproyeksikan penurunan jumlah pemudik dari 153 juta (2025) menjadi 143 juta pada Lebaran tahun ini.

Dishub DIY akan menerapkan kembali rekayasa lalu lintas yang sukses diterapkan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Pengoptimalan jalur alternatif menjadi fokus utama untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Sementara itu, PT Jasa Marga memastikan kesiapan pengoperasian tol ini.

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto, menyebut progres pembangunan telah mencapai 95 persen pada awal Februari lalu.

Tol ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh perjalanan menuju DIY secara signifikan.

“Perjalanan dari Klaten menuju Yogyakarta yang biasanya bisa memakan waktu hingga 45 menit, diproyeksikan dapat dipangkas menjadi sekitar 20 menit,” ujar Rivan.

Selain mempercepat akses ke pusat kota, tol ini juga membuka jalur cepat ke Candi Prambanan.

Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di titik keluar tol.

Lonjakan kendaraan ke Purwomartani dan Sleman Timur berpotensi memindahkan kepadatan ke jalan kabupaten.

Dari arah utara, Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (Ambarawa-Bawen) sepanjang 4,98 kilometer juga akan dioperasikan.

Progres pembangunan segmen ini telah mencapai 90 persen.

Ruas ini akan mengalihkan arus kendaraan dari Semarang agar tidak terpusat di jalur nasional menuju DIY.

“Jalur fungsional Ambawara-Bawen akan menjadi alternatif bagi pengguna jalan dari arah Jalan tol Semarang-Solo yang keluar melalui gerbang Tol Bawen,” kata Rivan.

Jasa Marga memastikan standar keselamatan minimal tetap diterapkan.

Fasilitas pendukung seperti CCTV, radar pemantau, dan sistem traffic counting disiapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas.