Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat, Sentimen Global Berpengaruh

256
×

Rupiah Melemah, Dolar AS Menguat, Sentimen Global Berpengaruh

Sebarkan artikel ini
rupiah-tembus-rp17-ribu-per-dolar-as-siang-ini
Rupiah Tembus Rp17 Ribu per Dolar AS Siang Ini

Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menembus level Rp17.000 pada perdagangan Senin (16/3) siang. Pelemahan ini terjadi di tengah penguatan mata uang Paman Sam terhadap mata uang global lainnya.

pada pukul 13.00 WIB, rupiah berada di kisaran Rp17.002-Rp17.004 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan sekitar 0,26 persen hingga 0,27 persen dari posisi sebelumnya.

Tekanan terhadap mata uang regional juga terasa di Asia Tenggara. Ringgit Malaysia tercatat berada di level 3,9332 per dolar AS.

Mata uang Asia lainnya pun tak luput dari tekanan. Won Korea Selatan berada di level 1.496,36 per dolar AS, yen Jepang di sekitar 159,36 per dolar AS, dan rupee India di kisaran 92,47 per dolar AS.

Analis Mata Uang Doo Financial futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah dipicu oleh meningkatnya sentimen kehati-hatian di pasar global.

“Sentimen risk off global, harga minyak yang kembali naik tinggi, dan pemerintah yang mempertimbangkan opsi terbitkan Perppu untuk perlebar defisit APBN lebih dari 3 persen,” jelas lukman.

Kondisi risk off mendorong investor global beralih ke aset yang dianggap lebih aman, seperti dolar AS. pergerakan ini memberikan tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Kenaikan harga minyak dunia juga menjadi faktor yang memengaruhi pasar. Harga energi yang meningkat dapat memperbesar tekanan eksternal bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia. Hal ini memicu kekhawatiran terhadap potensi inflasi global.

Pasar juga mencermati wacana pemerintah yang mempertimbangkan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti undang-undang (Perppu) untuk memperlebar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di atas 3 persen. Kebijakan fiskal tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan pelaku pasar dalam menentukan posisi investasi.