Tutup
Perbankan

Kamojang: Tracon Bangun Pipa, Energi Panas Bumi Mengalir Cepat

197
×

Kamojang: Tracon Bangun Pipa, Energi Panas Bumi Mengalir Cepat

Sebarkan artikel ini
pge-tunjuk-tracon-industri-garap-proyek-pipa-panas-bumi-di-kamojang
PGE Tunjuk Tracon Industri Garap Proyek Pipa Panas Bumi di Kamojang

Jakarta – PT Tracon Industri sukses menyelesaikan proyek pengembangan infrastruktur pembangkit listrik panas bumi di Kamojang, Jawa Barat, dua bulan lebih cepat dari target. Proyek ini merupakan bagian dari kerja sama dengan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE).

Proyek strategis ini berupa penyelesaian pemipaan sumur produksi.

Direktur Operasi dan Usaha Tracon Industri, Wartono, menyampaikan bahwa kepercayaan ini adalah amanah dan kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat energi hijau.

“Kami berkomitmen mendukung transisi energi melalui eksekusi proyek yang presisi,” ujar Wartono dalam keterangan resmi, Senin (16/3).

Wartono menambahkan, keberhasilan ini membuktikan sinergi yang kuat antar pihak untuk mempercepat target Net Zero Emission Indonesia.

Secara teknis, Tracon Industri membangun jalur pipa baru yang menghubungkan sumur produksi KMJ-19/5 ke Mainline PL-405 dan KMJ-30/3 ke mainline PL-403.

Pekerjaan mencakup detail engineering design, pengadaan material, konstruksi lapangan, hingga commissioning dan sertifikasi Sertifikat Kelayakan Penggunaan Peralatan (SKPP).

Proyek ini melibatkan lebih dari 30 tenaga ahli teknis di bidang piping dan konstruksi energi.

Jalur pemipaan dirancang dengan standar engineering dan metode Pipe Stress Analysis untuk menyalurkan uap hingga 150 ton per jam.

“Seluruh tahapan pekerjaan dilaksanakan melalui perencanaan yang matang dengan penyusunan HSE (Health, Safety, and Habitat) plan, Quality Plan, serta detail work procedure yang komprehensif,” jelas Wartono.

General Manager PT Pertamina Geothermal energy Tbk Area Kamojang, I Made Budi Kesuma Adi Putra, mengapresiasi kinerja Tracon Industri yang dinilai profesional dan memahami standar operasional PGE.

“Secara ekonomi, percepatan penyelesaian proyek memberikan dampak positif langsung terhadap operasional PGE area Kamojang dan menekan potensi LPO (Loss Production Opportunity),” ungkapnya.

Energi panas bumi berperan penting dalam bauran energi nasional karena stabil 24 jam dan rendah emisi. Pemerintah berharap proyek ini mengoptimalkan distribusi uap ke pembangkit listrik, menjaga pasokan listrik bersih nasional menuju Net Zero Emission 2060.